Jumat, 24 November 2017

Pemkab Batanghari Benahi Sektor Hilir

Tarik Minat Investor

Jumat, 10 November 2017 | 16:10:47 WIB


Sekretaris Daerah Kabupaten Batanghari, Bakhtiar
Sekretaris Daerah Kabupaten Batanghari, Bakhtiar / dok

MUARABULIAN- Pemerintah Kabupaten Batanghari,  tengah berupaya membenahi sektor hilir ekonomi produktif dan kreatif sebagai upaya menarik minat investor untuk berinvestasi di daerah itu.

"Melalui rapat forum komunikasi rencana umum penanaman modal tentang arah kebijakan pembangunan dan pengembangan penanaman modal, diharapkan dapat membenahi sektor hilir di Batanghari guna menarik minat investor," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Batanghari, Bakhtiar di Muarabulian, Kamis.

Menurutnya, saat ini ekonomi kerakyatan di bidang industri dan pertanian di daerah tersebut baru sebatas pengolahan bahan mentah saja atau sektor hulu.

Sementara untuk industri yang bergerak dalam pengolahan barang setengah jadi dan barang jadi atau sektor hilirnya belum terbangun.

Dikatakan Bakhtiar, selama ini petani karet dan sawit di daerah itu menjual hasil pertaniannya keluar daerah untuk diproses menjadi barang setengah jadi dan barang jadi. Sehingga harga jual produksi pertanian di daerah tersebut bergantung dengan harga yang ditetapkan oleh daerah lain.

Namun jika sektor hilirnya ada di daerah itu, maka harga jual hasil pertanian masyarakat akan lebih stabil dan tidak bergantung dengan daerah lain, katanya.

Untuk menciptakan sekotr hilir tersebut sangat dibutuhkan investor yang mau menanamkan modalnya. Hal ini lah yang menjadi prioritas daerah itu guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Tidak hanya sektor ekonomi produktif, namun sektor ekonomi kreatif juga menjadi perhatian kita. Selain itu peningkatan kapasitas dan kapabilitas tenaga manusia juga menjadi perhatian agar SDM yang ada memiliki keahlian yang mumpuni," kata Bakhtiar menjelaskan Dia menambahkan, saat ini investasi dan penanaman modal di Batanghari masih sangat minim dikarenakan daerahnya baru mampu menggerakkan infrastruktur dasar sehingga minat investor untuk berinvestasi rendah.


Penulis: Junaidi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments