Senin, 20 November 2017

Atasi Banjir Rob, Pemkab Bangun Kanal


Selasa, 14 November 2017 | 10:29:21 WIB


Bupati Tanjabbarat, Safrial
Bupati Tanjabbarat, Safrial / istimewa

KUALATUNGKAL - Rp 30 miliar anggaran pembangunan drainase sejak 2013 lalu, belum menjadi solusi mengatasi banjir rob di Kuala Tungkal, setiap akhir tahun. Sehingga dibutuhkan terobosan yang baru, agar jalan dalam Kota Tungkal bebas air pasang.

Ketua DPRD Tanjabbar, Faisal Riza  mengatakan perlu dilakukan terobosan pembangunan  dalam mengatasi banjir rob ini, terutama menata anak sungai yang membelah kota Tungkal.

" Kota Kuala Tungkal dan sekitar nya ini. Berada di pinggir Sungai Pengabuan, banyak sungai-sungai kecil dan parit yang mengelilinginya. Diperlukan terobosan, apalagi saat ini telah terjadi pendangkalan anak sungai," ujarnya.

Ia juga menyebut kebiasaan membuang sampah sembarangan, juga menjadi penyebab terjadi pendangkalan anak sungai. Debit air yang terus meningkat, menyebabkan aliran ke luar tersumbat, akibat menyempitnya parit-parit yang bermuara ke sungai.

" Perlu upaya terobosan untuk mengatasi masalah ini. Bila perlu kita meminta bantuan kementerian PUPERA untuk mengatasi banjir rob ini dengan membuat tembok penahan air laut.  Di beberapa titik yang menuju sungai dalam kota," Jelas Politisi Gerindra ini.

Sementara itu, Bupati Tanjabbar  Safrial, MS menyebutkan. Terkait banjir rob yang sering terjadi di Tanjabbar saat memasuki  akhir tahun memang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab kedepannya akan mengambil langkah-langkah, yakni membangun  kanal saluran air.

" Dia boleh banjir  kemudian dia keluar, melalui kanal, kemudian saya juga menginginkan untuk meninggikan badan jalan yang saat ini tenggelam. " ujar Safrial.  

Selain itu, dijelaskan Bupati, termasuk juga jalan-jalan utama didalam kota akan dibangun rigid beton. Seperti yang telah dibangun sekarang ini. Tentunya akan dilakukan pembangunannya secara bertahap.

"  Kalau banjir rob memang tidak bisa kita hindari, cuma kanalnya banjir masuk bisa keluar. Itu yang saya inginkan kedepannya, " pungkasnya.


Penulis: Muammar Solihin
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments