Sabtu, 16 Desember 2017

Pilkada Merangin: Potensi Suara Haris, Khafied dan Nalim Bisa Tergerus


Selasa, 05 Desember 2017 | 22:17:12 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

BANGKO - Tiga nama pasangan calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada Merangin 2018 tengah pekan ini disebut-sebut sudah dipastikan. Ketiga nama tersebut adalah Haris-Mashuri, Nalim-Khafied, dan Fauzi Ansori-Sujarmin.
 
Hadirnya ketiga nama wakil ini merupakan representasi dari suara warga Merangin keturunan Jawa. Sepertinya, suara dari komunitas masyarakat ini benar-benar bakal menjadi rebutan. Bahkan jika memang tiga pasangan tersebut resmi maju di Pilkada, persaingan bakal semakin seru.
 
Bukan tidak mungkin, suara ketiga pasangan ini bila awalnya cukup tinggi, tapi lantaran banyaknya calon dari warga Merangin keturunan Jawa, potensi suaranya menjadi tak maksimal dan bisa tergerus.           
 
Pengamat politik, Navarin Karim, menyebutkan bahwa dengan hadirnya ketiga nama calon wakil Bupati dari warga Merangin keturunan Jawa, otomatis suara dari sana akan pecah.
 
Dia menilai Khafied Moein disebut memiliki kekuatan tersendiri dibandingkan dengan Mashuri dan Sujarmin.
 
"Pada posisi saat ini Khafied lebih kuat suara Jawanya. Sudah terbukti pada saat kemenangan Harkad dulu. Sebenarnya Al Haris sangat terbantu oleh Khafied ini," kata Navarin kepada metrojambi.com.
 
Navarin mengatakan, pemilih di kalangan Jawa biasanya akan memilih pemimpin yang bisa mengayomi, dan Khafied Moein sudah teruji.
 
Namun, bukan berarti figur lain tak punya potensi untuk mendulang suara. Al Haris yang bakal menggandeng ketua Paguyuban Keluarga Jawa Merangin (PKJM), Mashuri, dalam penilai, juga bakal aman. Menurut dia Mashuri dianggap mampu menyaingi Khafied.
 
Lalu bagai mana dengan Ahmad Fauzi Ansori (AFA), yang juga disebut akan berpasangan dengan warga Merangin keturunan Jawa, Sujarmin?
 
"Ojie merupakan simbol perubahan dan berpikir intelek. Mantan kepala Bappeda Provinsi Jambi lho. Namun sayangnya si wakil bukan orang partai. Tapi entahlah, politik ini kadang-kadang susah juga ditebak," katanya.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments