Senin, 18 Desember 2017

Terduga Penista Agama Menangis di Hadapan Bupati dan Kapolres Merangin


Rabu, 06 Desember 2017 | 22:01:12 WIB


Bupati Merangin Al Haris, bersama Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro, saat mengintrogasi terduga pelaku penistaan agama
Bupati Merangin Al Haris, bersama Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro, saat mengintrogasi terduga pelaku penistaan agama / Andi

BANGKO - Firdaus (41) atau yang biasa dipanggil Fidos, warga Langling, Kecamatan Bangko, terduga pelaku penistaan agama menangis di depan Kapolres dan Bupati Merangin. Dia mengaku menyesali perbuatannya.
 
"Saya minta maaf pak," kata Fidos sambil menangis di hadapan Bupati Merangin Al Haris, dan Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro,
 
Saat kunjungan di kantor Polres Merangin untuk bertemu dengan terduga pelaku penista agama, Bupati Merangin Al Haris, meminta masyarakat jangan gegabah dan emosional dalam menyikapi masalah tersebut.
 
"Saya mengimbau masyarakat untuk besikap damai dengan penistaan ini. Jangan bersikap emosional karena kita tahu apa sebenarnya yang terjadi. Apalagi timbul macam-macam pemikiran dan bisa menimbul adu domba," ujarnya.
 
Al Haris berencana mengumpulkan tokoh agama untuk mengajak penganut agama tidak berbuat yang menyimpang.
 
Sementara Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro mengatakan bahwa terduga pelaku akan dijerat dengan pasal 156 KUHP tentang penistaan agama. Saat ini polisi melakukan penyidikan.
 
"Dalam waktu dua kali dua puluh jam pelaku akan kita tetapkan kasus pelaku," kata Kapolres.
 
Aman belum bisa mengatakan apa motif pelaku melakukan penistaan terhadap agama. Selain masih dalam proses, pihak Polres Merangin akan melakukan gelar perkara dulu.
 
"Apa motif pelaku pindah agama ekonomi atau marah kita belum mendalami sejauh itu," katanya lagi.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments