Senin, 18 Desember 2017

Sungai Makin Dangkal Karena PETI, Masyarakat Diminta Waspada


Kamis, 07 Desember 2017 | 10:59:50 WIB


Salah satu sungai di Kabupaten Sarolangun yang diduga tercemar mercuri, dampak dari aktivitas PETI
Salah satu sungai di Kabupaten Sarolangun yang diduga tercemar mercuri, dampak dari aktivitas PETI / dok/metrojambi

SAROLANGUN-Banyaknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Daerah Aliran Sungai (DAS) di beberapa daerah di Kabupaten Sarolangun membuat aliran sungai terganggu. Salah satunya mengakibatkan sungai mendangkal.

“Saat ini kondisi sungai kita sudah dangkal akibat PETI,” kata Wakil Bupati Sarolangun, Hilalatil Badri, Selasa.

Menurut dia, di saat hujan mengakibatkan air sungai bertambah cepat meluap. Ini tentu saja berdampak pada rawannya terjadi kebanjiran di sepanjang pinggiran aliran sungai.

“Masyarakat yang berada di aliran sungai harus waspada. Karena banjir tidak bisa kita duga apalagi kondisi sungai yang dangkal akibat PETI,” ucapnya.

Ia juga mengimbau kepada dinas terkait untuk bahu-membahu melaksanakan tugas penanggulan bencana jika terjadi sesuatu bencana, baik banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan.

“Kita berharap Sarolangun tetap aman dan jauh dari segala musibah. Namun untuk semua stake holder kita harap bahu-membahu. Kalau terjadi sesuatu musibah bencana baik itu dari dinas PU Sarolangun untuk cepat tanggap,” ucapnya.

“Alat berat PU sudah kita minta untuk standby. Seperti kalau ada jalan terputus harus segera menurunkan alat ke wilayah itu agar transportasi masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments