Senin, 18 Desember 2017

Mulai 1 Juni, Jasa Raharja Naikkan Santunan Kecelakaan


Kamis, 07 Desember 2017 | 11:31:34 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Pembayaran dana santunan kecelakaan yang disalurkan PT Jasa Raharja Cabang Jambi, pada periode Januari - Mei 2017 belum mengalami kenaikan.

"Jumlah pembayaran santunan secara keseluruhan baru mencapai Rp 7,2 miliar," ujar Kanit Operasional PT Jasa Raharja Cabang Jambi, Danny Firnando, Selasa (5/12).

Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15/2017 tentang besar santunan dan iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang alat angkutan penumpang umum di darat, sungai/danau dan PMK Nomor 16/2017 tentang besar santunan dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan disebutkan, kenaikan dana santunan bagi korban kecelakaan baru dimulai sejak 1 Juni 2017.

Dijelaskannya, peningkatan besaran santunan sendiri dilakukan karena telah terjadi perubahan pada faktor kebutuhan hidup dan inflasi, antara lain kenaikan biaya rumah sakit, obat-obatan, dan kenaikan biaya penguburan.

Selain itu, negara menganggap bahwa proyeksi keuangan yang disusun oleh PT Jasa Raharja menunjukkan ketahanan dana untuk memberikan kenaikan santunan, meski besaran iuran wajib dan sumbangan wajib tidak dinaikkan.

Adapun santunan yang naik tersebut adalah santunan meninggal dunia yang diberikan kepada ahli waris dengan ketentuan lama Rp 25 juta, maka pada ketentuan baru naik menjadi Rp 50 juta.

Untuk biaya penguburan (jika tidak ada ahli waris, red), ketentuan lama adalah Rp 2 juta, sedangkan ketentuan baru  menjadi Rp 4 juta.
Kemudian santunan cacat tetap atau berdasarkan persentase tertentu/maksimal, ketentuan lama Rp 25 juta dan pada ketentuan baru naik menjadi Rp 50 juta.

Sementara untuk santunan biaya perawatan luka-luka atau maksimal, ketentuan lama Rp 10 juta, ketentuan baru Rp 20 juta.


Penulis: Sharly Apriyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments