Senin, 18 Desember 2017

Pemkab Dukung Putra-Putri Tanjabbar Masuk STTD


Kamis, 07 Desember 2017 | 11:34:33 WIB


Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Tanjabbar, Hidayat,
Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Tanjabbar, Hidayat, / Muammar Solihin

KUALATUNGKAL - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) beberapa waktu lalu telah menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi. Kerjasama tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken oleh Bupati Tanjabbar, Dr. Ir. H. Safrial, MS, serta Ketua STTD Bekasi Sigit Irfansyah, ATD, M.Sc.

Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Tanjabbar, Hidayat, mengatakan kerjasama tersebut bertujuan untuk menjembatani pembibitan sumber daya manusia (SDM) putra putri daerah Tanjabbar dalam menimba ilmu pada bidang perhubungan, khususnya transportasi darat.

Terkait hal ini, Hidayat mengatakan pemerintah daerah memberikan dukungan penuh kepada putra putri Tanjabbar yang ingin melanjutkan pendidikan ke STTD Bekasi. Bahkan Hidayat mengatakan putra putri daerah luludan STTD nantinya akan diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS).

“Bedanya jalur umum dengan lewat pemkab, kalau jalur umum itu sarjana biasa, namun jika jalur pemkab akan langsung jadi CPNS," ujar Hidayat, Kamis (7/12/2017).

Berdasarkan MoU yang telah disepakati, lanjut Hidayat, STTD akan menerima sebanyak 28 putra putri Tanjabbar dalam kurun waktu 5 tahun.

"Semuanya (lulusan, red) bisa ditampung di Pemkab Tanjabbar karena kita sangat membutuhkan lulusan STTD tersebut, " tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia (BKPSDM), Encep Zakarsih, mengatakan bahwa ada beberapa persyaratan yang bersifat umum yang harus di penuhi oleh para putra putri daerah tanjabbar yang berminat.

Diantaranya yang pertama tinggi badan minimal bagi yang calon siswa putri 160 cm dan yang lutra 165 cm. Kemudian nilai rata rata waktu sekolah minimal 7 (tujuh) untuk tiap mata pelajaran.

Dikatakannya, Pemkab Tanjabbar akan memberikan pendampingan dalam bentuk fasilitas tryout bagi para calon Taruna STTD untuk bisa masuk ke sekolah ikatan dinas tersebut.

“Try out ini akan diadakan 2 kali dan  materi yang akan di uji diantaranya Bahasa inggris, Matematika dan IPA,” ujarnya.

Selain fasilitas tryout tersebut, di tambahkan encep, ada juga pendampingan berupa pembinaan fisik, psikotes, kesehatan, dan tes akademik yang rencananya akan dimulai bulan januari tahun 2018 mendatang.

“Sekarang ini kita sedang melakukan sosialisasi ke sekolah SMA, MAN, SMK dan masyarakat. Dan khusus tes fisik, kita juga sudah sosialisasi dengan pihak kodim 0419 Tanjab untuk pendampingannya,” tukasnya.


Penulis: Muammar Solihin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments