Sabtu, 16 Desember 2017

Mau Nikah Hemat? Hilangkan 5 Hal Ini


Kamis, 07 Desember 2017 | 14:38:00 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SAHABAT, ketika melakukan resepsi pernikahan, banyak yang ‘berfoya-foya’ menghamburkan uang tanpa menyadari bahwa hal tersebut sangat mungkin mubadzir. Ada yang berprinsip biar tekor asal kesohor. Pernikahan hanya sekali seumur hidup.

Padahal ada banyak hal yang bisa dihilangkan untuk meminimalisir budget pernikahan agar lebih hemat. Kalau mau lebih barokah, dananya bisa dialihkan untuk donasi sosial.

Ini dia setidaknya 5 hal yang bisa dihilangkan jika ingin memiliki budget pernikahan hemat:

1. Foto prewedding

Hemat 1-20 juta

Sudahlah belum halal sebagai pasangan suami istri, foto prewedding juga cukup banyak mengeluarkan budget, apalagi jika kurang kreatif dalam memanfaatkan apa yang ada. Jutaan rupiah bisa keluar untuk foto prewedding saja.

2. Sewa mobil pengantin

Hemat 1 jutaan

Ada yang bergaya dengan menyewa mobil pengantin. Padahal kalau bersedia pakai mobil yang ada saja bisa lebih hemat biaya.

3. Resepsi di gedung

Hemat puluhan juta

Biaya termurah resepsi di gedung saat ini mungkin mencapai 40 jutaan. Padahal kalau mengadakan resepsi di rumah bisa jauh lebih hemat, selain itu juga bisa memberdayakan tetangga-tetangga yang membantu memasakkan makanan.

Kalau rumah memang tidak memungkinkan, karena terlalu kecil misalnya. Bisa diakali dengan menyewa gedung pertemuan RT. Tidak perlu sampai menyewa gedung resepsi yang mewah padahal budget tidak sampai. Yang ada malah berdosa pada orangtua jika sampai merepotkan mereka karena menggunakan uang mereka.

4. Pelaminan

Hemat 2 juta lebih

Pelaminan sebenarnya bisa diganti dengan kursi biasa atau sesuai kreativitas calon pengantin. Seleb Indonesia pun ada yang mengadakan resepsi pernikahan tanpa pelaminan. Lagipula terlalu banyak bunga terbuang sia-sia yang akhirnya mubadzir karena hanya dipakai untuk mendekor pelaminan.


5. Buket atau karangan bunga

Hemat ratusan ribu

Karangan bunga ucapan selamat itu ujung-ujungnya hanya berakhir di tempat sampah, fungsinya memang menaikkan gengsi, tetapi kalau ingin hemat budget dan menjauhkan diri dari sifat mubadzir, sebaiknya tak usah ada karangan bunga atau buket bunga di tangan pengantin.

Sahabat, perlu diingat lagi bahwa pernikahan itu adalah perjanjian sakral yang disaksikan di langit dan bumi, jangan sampai karena obsesi pribadi untuk menaikkan gengsi… kita ‘mengotori’ resepsi pernikahan dengan ketidakberkahan.

Banyak yang rela mengutang puluhan sampai ratusan juta, hanya demi menyelenggarakan resepsi mewah. Padahal segala sesuatunya akan Allah pertanyakan, dari mana asal uangnya dan dipergunakan untuk apa. Wallaahualam.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: ummi-online.com

TAGS:


comments