Senin, 18 Desember 2017

SMK Didorong Buka Jurusan Sesuai Kebutuhan Lapangan


Kamis, 07 Desember 2017 | 14:40:59 WIB


Kabid Pembinaan SMK Disdik Provinsi Jambi, Dr Sofyan Pering
Kabid Pembinaan SMK Disdik Provinsi Jambi, Dr Sofyan Pering / Jainal Abidin

JAMBI - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di satuan pendidikan Provinsi Jambi membuka jurusan yang lebih menarik sesuai peluang kerja yang dibutuhkan di lapangan atau dunia kerja.

Jurusan-jurusan baru tersebut, menurut Kabid Pembinaan SMK Disdik Provinsi Jambi, Dr Sofyan Pering, harus sesuai tuntutan dan kebutuhan kekinian.

"Jurusan yang disediakan hendaknya lebih kreatif, seperti kewirausahaan dan bisnis atau jurusan pertambangan," ujarnya, Kamis (7/12) kemarin.

Menurutnya, berdasarkan revitalisasi SMK sesuai Impres Nomor 09 Tahun 2016, sekolah kejuruan harus menyelaraskan kurikulum pembelajaran dengan kebutuhan di lapangan dunia kerja. "Relevansinya harus sesuai dengan potensi daerah," jelasnya.

Jika melihat peluang atau potensi di Provinsi Jambi yang dilakukan revitalisasi, kata Sofyan ada 5 program kejuruan untuk SMK.

"Yakni jurusan perikanan kelautan dan kemaritiman, pertanian tanaman pangan holtikultura. Kemudian jurusan pertambangan sumber daya alam, pariwisata serta industri kreatif dan rekayasa teknologi," ungkapnya.

Selain itu, untuk beberapa jurusan, durasi lama belajarnya selama 4 tahun. Dengan masa pendidikan 3 tahun dan mengikuti ujian nasional, lalu 1 tahun praktik di dunia kerja yang telah disediakan pemerintah, dengan diberikan upah sesuai kinerja siswa yang mengikutinya.
"Setelah tamat siswa tersebut mendapatkan dua ijazah, yakni ijazah dan sertifikat profesi," paparnya.

Disebutkan Sofyan, terkait praktik dunia kerja, belum lama ini ada dua siswa tersebut mendapat tawaran kerja di tempat mereka menjalani praktik, karena keahlian yang dimiliki.

Sekolah juga harus membuka jurusan sesuai peluang kondisi lingkungan sekolah, seperti mendorong SMK Purnama yang memiliki lahan tanah luas dan peluang bisnis yang menggiurkan di pasaran, membuka jurusan spesialisasi tanaman hias dan floris.

"Selama ini yang menguasai usaha ini kan pengusaha tanaman dan floris," katanya.

Selain itu, saat ini setiap hari kebutuan usaha terus meningkat, baik perusahaan maupun perorangan untuk memperindah susana acara atau even. "Makanya kita dorong SMK Purnama mengupayakan jurusan ini," katanya lagi.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments