Senin, 18 Desember 2017

Pertahankan Integritas Bangsa Lewat Penguatan Nilai Budaya


Kamis, 07 Desember 2017 | 16:19:55 WIB


Narasumber diskusi FDJ saat memberikan pemaparan
Narasumber diskusi FDJ saat memberikan pemaparan / metrojambi.com

JAMBI – Forum Diskusi Jambi (FDJ), Sabtu (2/12/2017) lalu, menggelar acara diskusi dan dialog yang dengan tema “Mempertahankan integritas bangsa melalui penguatan nilai-nilai Budaya Jambi”. Acara yang diikuti puluhan peserta tersebut dilaksanakan di aula Majelis Khonghucu Indonesia (Makin) Jambi Sei Che Tian, Kota Jambi.  

Tiga orang pembicara dan narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut, yakni guru besar Fakultas Hukum Universitas Jambi Prof. H. Rozali Abdullah, SH, guru besar UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Muktar Latief, M.Pd, serta Johan Taswin, SE yang mengupakan tokoh Khonghucu Jambi dan juga anggota FKUB Jambi.

Prof. Rozali Abdullah dalam pemaparannya mengatakan, mempertahankan integritas bangsa dapat dilakukan dengan cara memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, yaitu nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai demokrasi, dan nilai keadilan.

“Untuk memperbaiki integritas bangsa kita dapat menempuh cara secara simultan, yakti memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai agama kita masing-masing, memahami, menghayati dan mengamalkan nilai budaya lokal Jambi, serta Pancasila sebagai perekat dari persatuan dan kesatuan,” terang Rozali.

Hal senada juga disampaikan Prof. Muktar Latif dalam pemaparannya. Dikatakannya, mempertahankan integritas bangsa dapat dilakukan dengan penguatan nilai-nilai agama, budaya lokal, dan Pancasila.  

“Nilai-nilai ini harus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan tujuan untuk mempertahankan integritas bangsa,” ujar Muktar.

Sementara itu Johan Taswin dalam pemaparannya menyampaikan, mengatakan setiap etnisitas memiliki kebudayaan sendiri. Begitu juga dengan suatu daerah, memiliki budaya yang berbeda dengan daerah lain.

Dikatakan Johan, jika suatu daerah dimasuki oleh budaya yang lain maka pastikan terjadi proses akulturasi budaya pada bangsanya. Akulturasi adalah saling memberi atau saling menerima kebudayaan lain dimana budaya itu masuk kedalamnya.

“Perbedaan budaya jangan sampai malah menimbulkan perpecahan. Kita harus bisa menghargai setiap perbedaan, demi mempertahankan integritas bangsa,” tandasnya.

Pemaparan ketiga narasumber mendapat berbagai tanggapan dari sejumlah peserta diskusi dan dialog. Namun pada intinya, mereka sepakat jika integritas bangsa harus dipertahankan.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments