Senin, 18 Desember 2017

Anggota DPRD Sarolangun Sebut PT SAM Tidak Miliki IPK


Kamis, 07 Desember 2017 | 16:40:47 WIB


Pohon dan lahan warga yang diserobot oleh PT SAM
Pohon dan lahan warga yang diserobot oleh PT SAM / Luncai Hendri

SAROLANGUN – PT Sumatera Agro Mandiri (SAM) ternyata tidak termasuk dari dua perusahaan yang memiliki izin penebangan kayu (IPK) di Kabupaten Sarolangun. Sebelumnya, PT SAM yang beroperasi melakukan lahan kelering dituding telah melakukan penyerobotan dan pengrusakan tanaman tumbuh di lahan perkebunan masyarakat Mandiangin Tuo.

Aang Purnama, anggota DPRD Kabupaten Sarolangun merupakan salah satu korbannya. Dia mengaku telah melihat daftar perusahan yang memiliki izin IPK di Sarolangun.

”Saya sudah melihat daftar pemilik IPK, hanya ada dua perusahaan di kabupaten Sarolangun di luar IPK kebun rakyat (individu) dan PT SAM tidak terdaftar. Dan ini sudah kami laporkan ke Dinas Kehutanan Provinsi Jambi,” ujar Aang.

Bahkan Aang mengatakan Balai Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Dinas Kehutanan Provinsi  Jambi telah menurunkan Tim penindakan untuk menginventarisir berapa kerugian negara akibat penebangan kayu di lokasi PT SAM.

“Mereka ngecam di dalam PT SAM melakukan pengecekan terkait laporan kita,” tambah Aaang.

Ia berharap, agar prilaku PT SAM yang tidak memiliki IPK telah melakukan penyerobotan serta pengrusakan tanaman masyarakat untuk ditindak tegas. “Soal pengrusakan tanaman dan penyerobotan lahan oleh PT SAM saat ini juga berlanjut. Kami berharap PT SAM jika terbukti melakukan pelanggaran agar ditindak tegas,” tandasnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments