Minggu, 21 Januari 2018

Usai Deklarasi Nalim, Banyak Tukang Ojek Ngaku Kena PHP


Selasa, 09 Januari 2018 | 21:38:14 WIB


Sejumlah tukang ojek mengajukan protes kepada panitia deklarasi Nalim-Khafid Moein karena tidak mendapatkan uang minyak
Sejumlah tukang ojek mengajukan protes kepada panitia deklarasi Nalim-Khafid Moein karena tidak mendapatkan uang minyak / Andi

BANGKO - Terjadi keributan di lokasi deklarasi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin di Ujung Jalur Tiga Kota Bangko, Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Selasa (9/1/2018).

Keributan terjadi dikarenakan beberapa tukang ojek yang disuruh datang oleh pihak panitia untuk ikut iring-iringan menghantarkan pasangan Nalim-Khafied dari Desa Tambang Baru menuju kantor KPU Merangin protes mengenai uang minyak.

"Katanya yang sudah tercatat BH-nya (nomor kendaraan bermotor) akan dibayar. Namun saat ditanya kembali tidak ada. Padahal sudah janji kemarin dan pagi tadi janji juga, terus katanya tungu-tunggu saja dulu," ujar salah seorang tukang ojek.

Tukang ojek tersebut lantas mengancam akan menemui Nalim mengenai kejelasan permasalahan tersebut. Yang jelas, saat itu jika memang tidak ada, dia dan ke-85 rekannya tentu saja kecewa.

"Sekarang kami mau temui Pak Nalim. Kalau memang tidak ada ya sudah mendingan kami balik," ucapnya.

Sementara itu salah seorang panitia yang menggunakan pakaian partai beserta atributnya mengaku sudah memerintahkan semua tukang ojek tersebut ke Desa Tambang Baru.

"Sudah disuruh ke Tambang Baru tadi tapi dak tau sudah apo belum," ujar panitia yang menggunakan pakai warna biru tersebut.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments