Sabtu, 20 Januari 2018

Polisi Tetapkan Bos PETI Asal Bungo Jadi Tersangka


Selasa, 09 Januari 2018 | 22:41:51 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARATEBO - Operasi Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) yang digelar jajaran Polres Tebo di Desa Rantau Api, Tengah Ilir, Tebo, beberapa waktu lalu, akhirnya menetapkan seorang tersangka utama sebagai bos dompeng.

Kapolres Tebo, AKBP Budi Rachmad, saat dikonfirmasi menegaskan dari 3 pelaku yang diamankan saat operasi PETI kemarin, satu diantaranya ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan dua lainnya dijadikan saksi.

"Dari pemeriksaan diketahui salah satu pelaku bernama GM (35) merupakan pemilik beberapa mesin dompeng yang ada di lokasi, sedangkan dua lagi yakni ZH (48) dan ER (51), kita tetapkan sebagai saksi, karena bekerja untuk GM," terang Budi, Selasa (9/1/2018)

GM alias Gimin adalah warga Kuamang Kuning, Pelepat Ilir, Bungo, sedangkan dua lainnya adalah warga Tebo dan Merangin. Kini, Polres Tebo masih memburu pemilik mesin dompeng lainnya yang jumlahnya mencapai puluhan unit.

"Selain terus memeriksa tersangka, kita juga terus mengusut dan memburu bos dompeng lainnya," ujar Budi.

Saat ditanya soal pemilik lahan, Kapolres juga akan menindak pemilik lahan PETI yang juga merupakan warga Bungo. Selain itu, Kapolres juga akan membersihkan PETI mulai dari hulu hingga ke hilir Tebo.

"Selain menindak bos PETI, kita juga akan menindak pemilik lahan yang menurut pengakuan GM adalah warga Bungo," pungkasnya.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments