Sabtu, 20 Januari 2018

Breaking News! Terdakwa Markup Gaji Divonis 7 Tahun Penjara


Rabu, 10 Januari 2018 | 15:46:09 WIB


Mulyadi saat menjalani sidang pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Jambi, Rabu (10/1/2018)
Mulyadi saat menjalani sidang pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Jambi, Rabu (10/1/2018) / Sahrial

JAMBI - Mulyadi, staf bendahara pembayaran Setda Provinsi Jambi yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi mark up gaji pegawai golongan III, divonis hukuman penjara selama 7 tahun.

Menurut majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jambi yang diketuai Khairulludin, terdakwa telah terbukti memperkayai diri sendiri atau orang lain yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 4,6 miliar. Perbuatan terdakwa terbukti dalam dakwaan primair.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Mulyadi telah terbukti bersalah melakukan korupasi secara berlanjut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana 7 tahun denda 200 juta, subsidair 3 bulan," ucap Khairulludin saat membecakan vonis, Rabu (10/1/2018).

Tidak hanya itu, terdakwa juga dibebankan uang pengganti sebesar 4,6 miliar. "Jika waktu satu bulan, maka diganti denhan pidana selama 3 tahun dan 6 bulan. Dan menetapkan terdakwa tetap ditahan," ujar Khairulludin.

Terhadap putusan ini, Mulyadi melalui penasehat hukumnya Tengku Ardiansyah, menyatakan masih piikir-pikir. "Kita akan pikir-pikir dulu, apa upaya yang akan kita ambil nanti," katanya singkat.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments