Jumat, 20 April 2018


Jokowi Berharap Pilkada Bisa Bebas Black Campaign


Senin, 08 Januari 2018 | 20:25:09 WIB


Presiden RI Joko Widodo
Presiden RI Joko Widodo / metrojambi.com

JAKARTA- Presiden Joko Widodo berpesan kepada semua pihak agar tidak melakukan kampanye hitam dalam pilkada sehingga ajang demokrasi di Indonesia mencerminkan karakter yang penuh kesantunan.
 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin, sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan demokrasi di Indonesia harus mencerminkan karakter-karakter ke-Indonesiaan, yakni karakter yang penuh kesantunan, tidak saling menjelekkan, dan tidak saling mencela.
 
"Karakter-karakter itu yang perlu terus kita tumbuhkan, antarkandidat juga jangan sampai saling mencela, jangan saling menjelekkan. Apalagi memakai 'black campaign', kampanye hitam harus betul-betul kita hilangkan dari proses-proses demokrasi kita,”  ujar Presiden saat menyampaikan pesan terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang tahapannya telah dimulai.
 
Lebih lanjut, Presiden mempersilahkan para kandidat untuk bersaing secara sehat agar pilkada berlangsung aman dan damai.
 
"Silahkan adu prestasi, adu rekam jejak, adu 'track record', adu ide, adu gagasan, adu program, adu rencana-rencana. Saya kira yang dimunculkan harus seperti itu. Sekali lagi demokrasi kita harus mencerminkan karakter kita, karakter bangsa Indonesia yang ramah, sopan, santun, penuh kesantunan itu," ucap Kepala Negara.
 
Terkait salah satu jajarannya di Kabinet Kerja yang ikut dalam pilkada serentak, Presiden belum bersedia memberikan tanggapannya.
 
Hal ini terjadi karena hingga saat ini dirinya masih belum menerima laporan secara resmi.
 
"Suratnya nanti sampai ke meja saya nanti saya putuskan ya. Belum sampai ke meja saya," ungkap Presiden.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments