Jumat, 20 April 2018


Satgas Pangan Tidak Temukan Lonjakan Harga


Kamis, 11 Januari 2018 | 22:47:30 WIB


Satgas Pangan Provinsi Jambi saat melakukan sidak ke salah satu pasar tradisional di Kota Jambi, Kamis (11/1/2018)
Satgas Pangan Provinsi Jambi saat melakukan sidak ke salah satu pasar tradisional di Kota Jambi, Kamis (11/1/2018) / Sharly

JAMBI - Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi, Kamis (11/1/2018), kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa pasar tradisional di Kota Jambi seperti Angsoduo dan Talang Banjar.

Sidak yang dipimpin langsung oleh Kadis Perindag Provinsi Jambi, Ariansyah, ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok serta melihat fluktuasi harga pangan yang belakangan diketahui mengalami lonjakan, terutama untuk cabai merah dan daging ayam.

"Satgas pangan turun yakni dalam pencatatan harga atau situasional seperti jika ada kenaikan di luar kewajaran dan seperti dilakukan saat ini kita turun untuk intervensi," ungkap Ariansyah.

Dalam sidak yang dilakukan kali ini, tidak ditemukan harga yang melambung. Bahkan cenderung terjadi penurunan harga. Seperti harga cabai yang sebelumnya sampai Rp 46 ribu perkilo, saat ini menjadi Rp 40 ribu, bahkan Rp 36 ribu.

"Untuk cabai dari Jambi harganya Rp 42 ribu, dari Bengkulu Rp 40 ribu dan dari Palembang Rp 36 ribu per kilogramnya," ungkapnya.

Ariansyah menjelaskan, terjadinya kenaikan harga cabai ini dikarenakan pasokan yang kurang, iklim yang tidak bersahabat yang harusnya panen namun tidak panen bahkan distribusi sempat terganggu karena adanya antrean di kapal.

Selain cabai dan daging ayam, sidak yang dilakukan tim satgas juga memastikan bahwa beras kualitas medium sudah beredar di pasar yang dijual di bawah harga HET yakni Rp 9.450. Pasalnya selama ini beras kualitas medium tidak ditemui di pasaran.

"Kita berharap harga  bahan kebutuhan masyrakat dapat stabil,  sehingga tidak menjadi keluhanan masyarakat yang bekelanjutan," pungkasnya.


Penulis: Sharly
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments