Jumat, 20 April 2018


Pengamat: Kalau Ingin Mencerdaskan, Lebih Baik Adu Program di Pilkada Merangin


Sabtu, 13 Januari 2018 | 10:54:55 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MERANGIN-Biasanya dengan menghadirkan atau mendapat dukungan dari para tokoh politik dianggap bisa mampu mendongkrak kepercayaan dan meyakinkan pemilih dalam Pilkada.

Namun tidak bagi seorang pengamat politik, Navarin Karim.

Menurutnya, perang program unggulan dianggap lebih jitu untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat atau pemilih dalam Pilkada.

"Ini pandangan secara ilmiah ya.  Menurut pandangan saya mendatangkan figur-figur seperti itu (tokoh politik, red,) sebenarnyo membodohi masyarakat. Yang tahu keadaan politik di sana (Merangin, red adalah tokoh-tokoh asli di sana dan masyarakat asli di sana. Bukan tokoh luar," katanya pada  metrojambi.com

Navarin mengatakan, tidak pas jika tokoh luar dianggap mempu mendulang suara atau memikat hati pemilih dalam Pilkada. Terlebih, kata dia, di Kabupaten Merangin banyak pemilih konvensional, dan pemilih mayoritas bukanlah pemilih cerdas, sehingga pemilihan secara konvensional masih saja terjadi di Kabupaten Merangin.

"Kalau ingin mecerdaskan pemilih, beradu program lebih bagus. Disana bisa melihat siapa calon yang mempunyai akurasi, struktural yang jelas," ucapnya

Di Pilakda Merangin, ada tiga calon bupati dan wakil bupati yang akan bersaing. Mereka adalah Nalim-Khafid Moien, Haris-Mashuri dan Fauzi Ansori-Sujarmin.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments