Selasa, 19 Juni 2018


Golkar-PDIP Dituntut Kembalikan Uang Survei, Headline Harian Pagi Metrojambi Edisi Senin 29 Januari 2018

Pasca Batal Diusung di Pilkada Kerinci

Senin, 29 Januari 2018 | 11:20:26 WIB


/

JAMBI - Pasca batal mendapatkan perahu partai untuk diusung di Pilkada Kerinci, sejumlah kandidat mulai bereaksi. Para calon yang gagal maju itu menuntut pengembalian sejumlah dana yang diketahui merupakan uang survei.

Besaran uang survei sendiri bervariasi, sesuai aturan yang ditetapkan partai saat pendaftaran calon. Satu partai uang yang disetorkan mencapai puluhan juta. Seperti di Golkar kandidat wajib setor Rp 20.625.000, sedangkan di PDIP sebesar Rp 37.600.000.

Tuntutan itu dilakukan karena, sesuai komitmen awal saat pendaftaran, partai akan mengembalikan dana survei tersebut. Bahkan, dalam perjanjian uang itu harus dikembalikan maksimal sebulan pasca dikeluarkannya rekomendasi resmi dukungan dari DPP.  "Itu komitmen awal, bagi yang tidak didukung maka uang survei akan dikembalikan," kata Fadli Sudria, mantan Bacabup Kerinci pada Metro Jambi.

Ia juga menyayangkan sikap kedua Parpol tersebut. Menurutnya, partai besar seperti Golkar dan PDIP tidak sepantasnya mengingkari perjanjian di saat pertama kali mendaftar.  "Bagaimana partai mau memenangkan calon, jika hal sekecil ini saja tidak komit," sesal Fadli Sudria.

Selengkapnya di Harian Pagi Metrojambi


Penulis: fey
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments