Sabtu, 26 Mei 2018


Calon Bupati Harus Punya Rekening Khusus Dana Kampanye


Selasa, 30 Januari 2018 | 11:50:21 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

KERINCI - Supaya adanya transparansi sumber dan penggunaan dana kampanye, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci yang maju dalam Pilkada Kerinci 2018 mendatang, diwajibkan memiliki rekening khusus di bank umum.

Hal tersebut dikatakan komisioner KPU Kerinci, Suhardiman. Ini dilakukan agar adanya transparansi sumber dan penggunaan dana kampanye merupakan faktor penting dalam mewujudkan Pilkada Kabupaten Kerinci yang berintegritas.

Dia menjelaskan bahwa dalam PKPU dinyatakan bahwa dana kampanye yang berasal dari partai politik atau gabungan partai politik maksimal Rp 750 juta setiap partai selama masa kampanye.

Sementara untuk dana kampanye dari sumbangan pihak lain perseorangan, maksimal Rp 75 juta. "Dan dana kampanye dari kelompok atau badan hukum swasta maksimal Rp 750 juta," ungkapnya.

Dana kampanye yang berasal dari partai politik tersebut, kata Suhardiman, gabungan partai politik, pihak lain perseorangan, atau pihak lain kelompok atau badan hukum swasta bersifat kumulatif selama penyelenggaraan kampanye.

Nanti, satu hari sebelum pentepan calon Bupati dan calon wakil Bupati, semua pasangan calon wajib melaporkan rekening tersebut.

"Penetapan calon tanggal 12 Februari, artinya tanggap 11 Februari calon wajib untuk melaporkannya," tegasnya.

Bukan hanya itu saja, nantinya setiap calon juga wajib menyampaikan penggunaan dana kampanyenya untuk diaudit oleh KPU Kabupaten Kerinci dengan menggunakan jasa kantor akuntan publik, jika tidak dampaknya bisa fatal.

"Jika ada pasangan calon yang tidak mau melaporkan penggunaan dana kampanye, bisa tidak diikutkan dalam pemilihan di hari H Pilkada, atau bisa didiskualifikasi," katanya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments