Sabtu, 26 Mei 2018


Manfaat Pembangunan DIR Mulai Dirasakan Petani


Senin, 05 Februari 2018 | 21:21:04 WIB


Pengecekan salah satu proyek daerah irigasi rawa (DIR) oleh Dinas PUPR Tanjabtim belum lama ini
Pengecekan salah satu proyek daerah irigasi rawa (DIR) oleh Dinas PUPR Tanjabtim belum lama ini / metrojambi.com

MUARASABAK – Manfaat dari pembangunan Daerah Irigasi Rawa (DIR) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), kini mulai dirasakan petani. Apalagi dalam pembangun DIR ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) juga menggandeng Dinas Pertanian.

Kabid Pengairan Dinas PUPR Tanjabtim, Dedy Novrianika, melalui Kasi SDA, Sinta Olivia, mengatakan DIR dibangun di 9 titik pada kawasan perkebunan. Salah satunya di daerah Rantau Rasau Desa, ada 400 hektare lahan yang bisa dimanfaatkan oleh petani.

Jika sebelumnya petani cukup kesulitan untuk menanam padi karena lahan selalu tergenang, namun sekarang sudah tidak lagi setelah adanya pembangunan tanggul dengan sumber dana DAK 2017. Sejauh ini, lahan yang sudah dimanfaatkan seluas 120 hektare.

“Sejauh mata memandang, yang kita lihat ini adalah areal pertanian. Sebelumnya lahan ini selalu tergenang tetapi dengan di bangunnya tanggul areal pertanian ini tidak tergenang lagu,” ujar Sinta, Senin (5/2/2018).

Dikatakannya lagi, pembangunan 9 titik IDR ini bersumber dari DAK tahun 2017 senilai Rp 10 miliar, dimana ada yang dibangun baru dan ada juga yang rehap. Dalam pembangunan IDR ini, Dinas PUPR telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Tanjabtim. Tujuan pembangunan IDR ini untuk peningkatan hasil produksi di wilayah pertanian dan perkebunan.

“Daerah kita merupakan daerah rawa, ditambah lagi daerah pasang surut. Jadi irigasi yang baik sangat menentukan hasil produksi,” terangnya.

Sinta menambahkan, daerah yang dibangun irigasi tersebut adalah Rantau Rasau Desa, Telago Lima, Kota Harapan, Simbur Naik, Sungai Jambat, Mendahara Ilir, Penganyut, Pemusiran dan Parit Manado Muara Sabak Timur.

"Selain DAK, ada juga dua pembangunan irigasi melalui dana APBD Tanjabtim, yaitu di Sungai Beras dan di Parit Cina, Kelurahan Sabak Ilir,” sebut Sinta.

Sementara itu, Darminto, salah seorang ketua kelompok tani mengucapkan rasa syukur dengan telah di bangunnya tanggul irigasi di areal pertanian. Apalagi areal ini merupakan areal LP2B.

“Sebelumnya kalau musim seperti saat ini selalu banjir. Tahun ini alhamdulilah jauh dari banjir dan padi tumbuh subur,” ujarnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments