Sabtu, 24 Februari 2018

Sharing Program Pendidikan di Sekolah SPK


Kamis, 08 Februari 2018 | 11:05:11 WIB


Guru SDN 47 saat sharing program dengan SD KGS Jambi
Guru SDN 47 saat sharing program dengan SD KGS Jambi / Jainal Abidin

JAMBI- Peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah terus diupayakan SD Negeri 47 Kota Jambi. Salah satunya dengan mengajak 15 guru dan pegawai untuk belajar dan sharing program pendidikan sekolah SPK ke SD Kanaan Global School (KGS) Jambi. Dalam kunjunganya SD Negeri 47, selain mendengarkan melalui penjelasan program yang disampaikan KGS Jambi, pihaknya juga diajak melihat prasarana dan kegiatan belajar mengajar siswa di ruang kelas.

Kepala SD Negeri 47, Ansori, mengatakan, kunjungan pihaknya dengan beberapa guru dan pegawainya merupakan study banding, yang sebelumnya beberapa sekolah di Kota Jambi dan Batanghari dilakukan sosialisasi sekolah yang berstandard internasional, dengan mendatangkan pemateri dari Kanaan Global School (KGS) Jambi yang merupakan satu-satunya sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) di Jambi yang menerapkan 2 kurikulum sekaligus, yakni kurikulum nasional dan kurikulum internasional.

" Hari ini kita ajak 15 orang guru dan pegawai belajar di SD KGS Jambi, untuk menambah wawasan," katanya, Rabu (7/2).

Dia menyebutkan, dalam kunjungan ini pihaknya mendapat banyak informasi dan pengetahuan dari sekolah yang kerap mengikuti dan menjuarai kejuaraan olimpiade tingkat internasional, belajar bagaimana dalam pembelajaranya itu sendiri.

" Sekolah ini sangat bagus sekali, kesehariannya anak- anak sudah dibiasakan mengunakan bahasa asing," imbuhnya.

Kemudian dia menilai, sarana dan prasarana SD KGS Jambi sangat mendukung, dan kegiatan belajar mengajar di ruang kelas sangat menyenangkan bagi siswa, sehingga tidak jenuh ketika mengikuti pelajaran.

" Guru-gurunya dalam menyampaikan materinya kreatif," sebutnya.

Tentunya ini dapat dipelajari guru dan pegawai di lingkungan SD Negeri 47, bagaimana menciptakan suasana belajar yang nyaman, sehingga siswa lebih fokus mengikuti pelajaran yang disampaikan guru.

Ansori menjelaskan, meskipun SD Negeri 47 beberapa waktu lalu menjadi sekolah rintisan sekolah bertaraf Internasional, namun hal ini sudah dihapuskan di Indonesia, dan sekolah mengulang kembali merintis menjadi sekolah SPK, dan hal ini tidak menjadi kendala yang menyulitkan, karena sebelumnya telah memiliki pengalaman sebagai sekolah RSBI.

" Guru- guru sudah pengalaman, dan saat ini ditambah belajar dari KGS Jambi," imbuhnya.

Selanjutnya, pihaknya juga akan menerapkan komunikasi di lingkungan sekitar sekolah, dengan melibatkan masyarakat sekitar, dan menerapkan pendidikan berbasis budaya daerah bagi siswa- siswi agar peduli terhadap lingkungan.

Ditambahkan Wakil Direktur KGS Jambi, Yustanti limardi, pihaknya sangat mengapresiasi atas kunjungan SD Negeri 47 mengunjungi sekolahnya, berbagi dan sharing infomasi pendidikan, karena SD KGS Jambi telah menjalankan 2 kurikulum sekaligus, yakni kurikulum nasional ddan Kurikulum Internasional dari Cambridge (United Kingdom)

" Siswa kita tetap mengikuti ujian nasional yang mendapatkan ijazah, dan ujian Cambridge mendapatkan sertifikat internasional," jelasnya.

Pihaknya mengajak kepala sekolah dan guru SD Negeri 47 melihat fasilitas prasarana dan kegiatan belajar di SD KGS Jambi yang juga merupakan anggota Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia (PSSI) dan Association of National and Private School (ANPS), dan berinteraksi langsung dengan siswa- siswinya.
"Kita juga terbuka untuk sekolah lain mengunjungi KGS Jambi atau sharing pendidikan," sebutnya.

Meskipun SD KGS Jambi sebagai sekolah SPK, namun pihaknya tetap mengutamakan 3 pelajaran pokok bagi di sekolah, yakni pelajaran Bahasa Indonesia, Agama, dan PKM yang disampaikan mengunakan Bahasa Indonesia.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments