Sabtu, 26 Mei 2018


Temui Kapolda, Masyarakat Adat Serampas Bahas Permasalahan TNKS


Senin, 12 Februari 2018 | 12:51:59 WIB


Perwakilan masyarakat Adat Serampas berfoto bersama Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS
Perwakilan masyarakat Adat Serampas berfoto bersama Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS / Metrojambi.com

JAMBI - Beberapa orang perwakilan masyarakat Adat Serampas, Kabupaten Merangin, Senin (12/2/2018), menggelar audiensi dengan Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS.

Dalam pertemuan tersebut dibahas masalah perambahan hutan adat marga Serampas yang berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

"Kami sudah menjaga hutan ini secara turun temurun. Dan kami sanggup mati-matian mempertahankan tersebut," ujar Suhardin, salah seorang perwakinan masyarakat Adat Serampas saat pertemuan dengan kapolda.

Ditambahkannya, masyarakat dan pelaku perambahan sudah sering hampir terlibat bentrokan. Suhardin menyebutkan, warga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, karena saat kejadian terakhir orang yang diduga sebagai provokator berhasik ditangkap.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolda yang langsung menindaklanjuti kasus ini," tandasnya.

Sementara itu, Brigjen Muchlis dalam pertemuan tersebut mengajak masyarakat Adat Serampas untuk terus berkomitmen untuk menjaga hutan, dan tidak sembarangan melakukan perambahan.

"Mari sama-sama kita menjaga hutan agar tidak ditebang lagi," ujar Muchlis.

Selain itu, Muchlis juga berpesan agar warga di Merangin untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Apalagi tahun ini Merangin akan menggelar Pilkada serentak bersama Kabupaten Kerinci dan Kota Jambi.

"Hindari tindakan saling serang dan saling aniaya. Kita harus bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif," pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut Brigjen Muchlis didampingi Direktur Intelkam, Direktur Reskrimsus, dan Direktur Reskrimum. Adapun perwakilan warga lainnya yang hadir yakni H Afaat, Guntur, Hasan Basri, Sairin, dan Kesriadi.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments