Senin, 19 Februari 2018

Kompak, Riko Susul Kekasihnya ke Penjara


Selasa, 13 Februari 2018 | 23:53:58 WIB


Kasat Reskrim Polres Batanghari, Iptu Dimas Arki, saat merilis penangkapan pasangan kekasih pelaku curanmor, Selasa (13/2/2018)
Kasat Reskrim Polres Batanghari, Iptu Dimas Arki, saat merilis penangkapan pasangan kekasih pelaku curanmor, Selasa (13/2/2018) / metrojambi.com

MUARABULIAN – Pasangan kekasih Riko dan Anita, benar-benar kompak. Betapa tidak, keduanya kompak melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Batanghari, hingga harus berakhir di penjara.

Awalnya, pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap Anita, oknum guru honorer di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari. Hasil pengembangan, pada Selasa (13/2/2018) dini hari sekira pukul 04.00 WIB, giliran Riko yang ditangkap.

Kapolres Batanghari, AKBP Ade Rahmat Idnal, melalui Kanit Reskrim, Iptu Dimas Arki Jatipratama, mengatakan Riko ditangkap di Jalan Benteng, Kelurahan Legok, Kecamatan Rawasari, Kota Jambi. Dikatakan Dimas, Riko yang merupakan warga Kota Jambi, merupakan otak dari aksi pencurian sepeda motor tersebut.

“Tersangka Riko ditangkap berdasarkan pengembangan dari tersangka Anita,” ujar Dimas, Selasa (13/2/2018).

Disebutkan Dimas, Riko memiliki peran sebagai eksekutor. Menggunakan kunci duplikat pemberian Anita, Riko membawa kabur sepeda motor milik Liya Maharani Binti Zulkifli di pelataran parkir PGSD Muara Bulian.

"Korban merupakan seorang Mahasiswi berusia 22 tahun, RT 05 Kelurahan Teratai Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari," terang Dimas.

Dikatakannya lagi, tersangka Riko cukup licin dalam pelarian selama Lima hari. Dia dengan cepat berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Meski demikian, polisi berhasil mengetahui keberadaan terakhir pria beranak dua ini.

"Hasil penjualan sepeda motor kemudian di berikan kepada Anita dengan cara di transfer," beber Dimas.

Berdasarkan keterangan Riko, sambung Dimas, sepeda motor milik Liya Maharani telah dijual kepada seseorang di Kota Jambi. Hasil penjualan digunakan dirinya untuk kebutuhan hidup selama dalam pelarian. "Sekarang motor korban berada di Kerinci," pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelum menangkap Riko, polisi telah lebih dulu mengamankan tersangka Anita, Jumat 9 Februari 2018. Perempuan yang merupakan warga RT 06 Desa Selat, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, ditangkap sekitar pukul 15.00 WIB.


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments