Selasa, 19 Juni 2018


Bidan Malas-malasan, Dinkes Diminta Turun


Rabu, 21 Februari 2018 | 15:20:26 WIB


Wakil Bupati Tanjabtimur, Robby Nahliansyah
Wakil Bupati Tanjabtimur, Robby Nahliansyah / istimewa

MUARASABAK–Mendapat informasi dari masyarakat terkait kinerja bidan PTT yang malas-malasan setelah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Wakil Bupati Tanjabtim, Robby Nahliyansyah, memerintahkan Dinas Kesehatan untuk segera turun ke lapangan dan melakukan pengecekan di lapangan dan mengkroscek secara langsung.

"Sudah diangkat menjadi PNS tidak mau lagi melayani masyarakat di malam hari, saya (Wabup, red) minta Dinkes melakukan pengawasan terhadap bidan PTT yang sudah diangkat menjadi PNS," ujarnya.

Apalagi, yang namanya kesehatan menjadi tanggung jawab Dinkes, terutama bidang pelayanan kesehatan masyarakat, jangan sampai kejadian di tahun terulang lagi di tahun depan.

"Bapak dan ibu menjadi pelayan masyarakat masih lama, tapi kalau saya dan pak bupati hanya 5 tahun, kalau kejadian di tahun sebelumnya terulang kembali di tahun depan alangkah buruknya," tuturnya.

Jangan berpikir, lanjutnya, selama ini setiap kejadian di masyarakat tidak diketahui, semua kejadian masyarakat ada laporan langsung ke bupati ataupun wakil bupati. Kalau memang ada permasalahan di PKM, dibenahi dengan baik.

"Apa yang terjadi di masyarakat selama ini kami tahu, dan bagi masyarakat sampaikan apapun yang terjadi di bawah, jangan takut menyampaikan kinerja buruk kepada kami," ungkapnya.

"Begitu juga dengan para camat, terkait kinerja bidan PTT yang sudah diangkat menjadi PNS, silakan bapak lapor ke Kami (pemkab,red), karena mereka (bidan, red) sebelum diangkat menjadi PNS sudah membuat perjanjian pada Kemenkes, terutama untuk menetap di tempat dimana mereka diangkat bertugas selama lima tahun," ucapnya lagi.

"Camat juga lakukan sidak terhadap bidan, kalau tidak berada di tempat dan pelayanannya tidak maksimal, laporkan ke saya dan pak bupati, biar kementerian tahu dengan kinerja mereka," ujarnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments