Kamis, 24 Mei 2018


Ternyata Unsur Pimpinan Dewan Minta Proyek Multiyears dan Fee 2 Persen


Rabu, 14 Februari 2018 | 12:41:18 WIB


Ketiga terdakwa yang hendak menjalani persidangan
Ketiga terdakwa yang hendak menjalani persidangan / Sahrial

 

JAMBI-Tiga tersangka kasus suap RAPBD Provinsi Jambi 2018, Erwan Malik, Arpan, Saipuddin, hari ini, Selasa (14/02/2018)  menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jambi, dengan agenda pembacaan surat dakwaan dari jaksa penuntut umun KPK.

Dalam surat dakwaan terungkap jika dewan meminta uang yang disebut ketok sebesar masing Rp 200 juta. Hal itu disampaikan dalam pertemuan di ruang ketua DPRD Provinsi Cornelis Buston pada awal bulan Oktober 2017.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Cornelis Buston selaku Ketua, Zoerman Manap, Chumaidi Zaidi, Syahbandar, membahas tentang adanya keinginan dari anggota dewan untuk memperolah sejumlah uang.

"Sedangkan untuk unsur pimpinan DPRD akan memperoleh proyek-proyek dari pemerintah  dalam rangka persetujuan Ranperda APBD Provinsi TA 2018, menjadi Perda APBD," ungkap jaksa KPK dalam persidangan di Pengadilan Tipikor.

Dalam surat dakwaan, Cornelis juga disebut beberapa kali menghadiri pertemuan, yang juga dihadiri Zoerman Manap, Chumaidi Zaidi, Syahbandar, Zainur Arpan, Elhelwi, Sofyan Ali, Syopian dan Muhammadiyah.

Namun pada pertemuan ini dibahas mengenai nilai uang yang diberikan pihak eksekutif, yang disepakati masing-masing anggota sebesar Rp 200 juta, untuk persetujuan RAPBD 2018.

"Selanjutnya pada pertemuan itu disepakati pula, untuk sementara diberikan uang tanda jadi terlebih dahulu sebesar antara Rp 50 juta - Rp 100 juta per anggota dewan," sebut jaksa KPK dalam surat dakwaannya yang dibacakan di hadapan majelis hakim.

"Sedangkan untuk pimpinan tidak diberikan dalam bentuk uang, tetapi diberikan dalam bentuk kegiatan proyek TA 2018, dan fee sebesar Rp 2 persen dari proyek multiyears jalan layang dalam Kota Jambi," ujar Febriyandos Fendi.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments