Senin, 21 Mei 2018


Bantah Keikutsertaan Bahas Uang Ketok, Sofyan: Ini Pembunuhan Karakter


Rabu, 14 Februari 2018 | 14:26:39 WIB


Sofyan Ali
Sofyan Ali / Istimewa

JAMBI- Ketua DPW PKB Provinsi Jambi sekaligus anggota DPRD Provinsi Jambi, Sofyan Ali, membantah disebut ikut serta dalam kaitan uang ketok palu pembahasan RAPBD Jambi 2018. 

Untuk diketahui, dalam dakwaan JPU KPK pada sidang perdana Erwan Malik Cs, Rabu (14/2) pagi tadi, nama Sofyan Ali sempat disebut ikut terlibat dalam rapat pembahasan uang 'ketok palu'. 

"Saya tidak pernah sekalipun ikut rapat-rapat baik dengan pihak eksekutif maupun pimpinan, jadi saya keberatan nama dicantumkan dalam dakwaan," katanya pada metrojambi.com.

Menurutnya, ini merupakan pembunuhan terhadap dirinya. "Ini merupakan pembunuhan karakter," ujarnya. 

"Saya tidak pernah rapat dalam kaitan urusan uang ketok palu," tegasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga tersangka kasus suap RAPBD Provinsi Jambi 2018, Erwan Malik, Arpan, Saipuddin, hari ini, Selasa (14/02/2018)  menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jambi, dengan agenda pembacaan surat dakwaan dari jaksa penuntut umun KPK.

Dalam surat dakwaan terungkap jika dewan meminta uang yang disebut ketok sebesar masing Rp 200 juta. Hal itu disampaikan dalam pertemuan di ruang ketua DPRD Provinsi Cornelis Buston pada awal bulan Oktober 2017.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Cornelis Buston selaku Ketua, Zoerman Manap, Chumaidi Zaidi, Syahbandar, membahas tentang adanya keinginan dari anggota dewan untuk memperolah sejumlah uang.

"Sedangkan untuk unsur pimpinan DPRD akan memperoleh proyek-proyek dari pemerintah  dalam rangka persetujuan Ranperda APBD Provinsi TA 2018, menjadi Perda APBD," ungkap jaksa KPK dalam persidangan di Pengadilan Tipikor.

Dalam surat dakwaan, Cornelis juga disebut beberapa kali menghadiri pertemuan, yang juga dihadiri Zoerman Manap, Chumaidi Zaidi, Syahbandar, Zainur Arpan, Elhelwi, Sofyan Ali, Syopian dan Muhammadiyah.


Penulis: Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments