Senin, 21 Mei 2018


Didakwa KPK Memberi Suap, Erwan Malik Cs Tak Ajukan Keberatan


Rabu, 14 Februari 2018 | 14:33:19 WIB


Ketiga terdakwa yang menjalani persidangan
Ketiga terdakwa yang menjalani persidangan / Sahrial

JAMBI - Surat dakwaan tiga terdakwa kasus suap RAPBD Provinsi Jambi yang disebut 'uang ketok' Erwan Malik, Arpan dan Saipuddin, telah dibacakan oleh Jaksa KPK dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jambi,  hari ini, Rabu (14/02).

Dalam surat dakwaan satu dan dua, ketiga terdakwa ini didakwa telah bersama-sama melaukan perbuatan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a dan b UU No 31 Tahun 1999 tentang pembetantasan tindak pidana korupsi.

Sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan 

atas UU No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Ketiga, Pasal 13 Undang-undang RI tentang tindak pidana korupsi jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang berbunyi, baik pelaku pemberi maupun penerima gratifikasi diancam dengan hukuman pidana. 

Atas dakwaan tersebut, ketiga terdakwa yang diajukan secara bergantian, menyatakan tidak akan mengajukan nota keberatan atau eksepsi. Ketiganya memilih melanjutkan pemeriksaan saksi.

Oleh majelis hakim, sidang ditunda minggu depan. Namun majelis sempat menawarkan sidang dua kali seminggu. Namun tim JPU meminta satu kali dalam seminggu. 

"Tapi kami serahkan semuanya  kepada majelis hakim," ujar salah satu jaksa KPK.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments