Senin, 18 Juni 2018


Selama Sebulan, Pemutihan Pajak Raup Rp 18 Miliar


Selasa, 20 Februari 2018 | 21:12:42 WIB


Kepala Bakeuda Provinsi Jambi, Agus Pirngadi
Kepala Bakeuda Provinsi Jambi, Agus Pirngadi / metrojambi.com

JAMBI - Data yang terangkum selama satu bulan, sebanyak 24.107 wajib pajak (WP) yang tersebar di semua kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jambi telah mengikuti program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Jambi, Agus Pirngadi mengatakan, angka tersebut selalu bergerak di setiap harinya. Dan menurut dia, masyarakat sudah mulai padat untuk melakukan pemutihan. Untuk itu, pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Kita akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat," kata Agus, Selasa (20/2/2018).

Dari 24.107 kendaraan tersebut, diungkapkan Agus Pemerintah Provinsi Jambi memperoleh pendapatan sebesar Rp 18.199.475.481 dan itu berasal dari 10 UPTD Samsat yang ada di Jambi.

Diungkapkan Agus, Samsat Kota Jambi masih memperoleh PAD tertinggi yakni sebanyak 10.832 kendaraan dengan rincian 8.008 roda dua dan 2.824 roda empat dengan pendapatan yang diterima sebesar Rp 8. 843.467.100. Kemudian Kabupaten Batanghari sebanyak 1.485 WP dengan rincian 1.154 roda dua dan 331 roda empat dengan total penerimaan sebesar Rp 1.112.974.000.

Untuk Samsat Tanjab Barat hanya diikuti oleh 1.021 WP dengan rincian 917 roda dua dan 104 roda empat dengan pendapatan Rp 464.061.700. Sementara untuk Samsat Merangin diikuti oleh 2.122 WP dengan rincian 1.575 roda dua dan 574  roda empat dengan pendapatan sebesar Rp 16.85.714.900.

Selanjutnya pada UPTD Samsat Bungo memperoleh pendapatan sebesar Rp 2.110.880.081 dengan jumlah WP sebanyak 2.434 WP dengan rincian 1.735 roda dua dan 699 roda empat. Kemudian UPTD Kerinci 1.323 WP, 960 roda dua dan 363 roda empat dengan perolehan pendapatan sebesar Rp 830.892.000.  

Untuk UPTD Tanjabtim memperoleh pendapatan sebesar Rp 828.823.300, dengan jumlah WP sebanyak 1.206 dengan rincian 962 roda dua dan 244 roda empat. Sedangkan UPTD Muarojambi memperoleh pendapatan sebesar Rp 657.334.200 dengan jumlah WP sebanyak 1.344 dengan rincian 1.150 roda dua dan 194 roda empat.

Sementara untuk UPTD Sarolangun memperoleh pendapatan sebesar Rp 753.211.200 dengan jumlah WP 905 dengan jumlah roda dua 655 WP dan 250  WP roda empat. Dan terakhir adalah UPTD Samsat Tebo dengan jumlah pendapatan sebesar Rp 912.117.000 dengan jumlah WP sebanyak 1.435dengan jumlah roda dua sebanyak 1.134 WP dan 301 WP roda empat.

Agus juga menerangkan, selama 1 bulan ini masyarakat wajib pajak sudah mulai memadati untuk melakukan pemutihan hal ini dikarenakan pihaknya sudah gencar melakukan sosialisasi terhadap pemutihan ini.

"Di dalam ketentuan pemutihan kali ini para wajib pajak dalam ketentuannya dikenakan pokok pajak selama 2 tahun, 1 tahun ke belakang dan 1 tahun berjalan serta kepada wajib pajak yang jatuh tempo diantara bulan 1 hingga 6 akan kami arahkan untuk mendaftar 90 hari sebelum jatuh tempo dan jika dalam 90 hari sebelum jatuh tempo, belum mendaftarakan dikenakan pajak selama 3 tahun," pungkasnya.


Penulis: Sharly
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments