Kamis, 21 Juni 2018


Naikkan Nilai Tukar Petani, Pemprov Jambi Optimalkan Koperasi Karet


Jumat, 09 Maret 2018 | 21:37:25 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Untuk terus meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Jambi, salah satunya nilai tukar petani karet dengan mengoptimalkan peran serta koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jambi, Harmen Rusdi, mengatakan bahwa dinas koperasi terus berupaya meningkatkan NTP dengan membangun koperasi karet dan menjadikannya sebagai wadah untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat khususnya petani karet.

"Koperasi karet yang ada ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta  fungsi dan dengan adanya koperasi karet dapat mengurangi aksi tengkulak dan merugikan petani karet di Provinsi Jambi," ujarnya.

Dikatakannya lagi, saat ini hampir semua kabupaten/ kota di Provinsi Jambi  memiliki kebun karet. Hanya saja menurutnya  petani karet belum sejahtera karena masih menjual karet kepada tengkulak yang harganya masih rendah.

"Ada 8 kecamatan se-Provinsi Jambi yang merupakan wilayah potensial perkebunan karet  dan akan dibangun koperasi karer minimal satu kecamatan satu  koperasi," katanya.

Ia juga mengharapkan dengan  pembentukan koperasi inj  tidak hanya peran dari masyarakat namun juga pemerintah desa dan camat agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dikatakan Harmen, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Koperasi juga akan menjalin kerjasama dengan perusahaan ternama untuk mengekspor bahan baku karet dari Provinsi Jambi apalagi karet menjadi prioritas dan  mata pencaharian masyarakat di samping kelapa sawit.

"Kita akan bekerjasama untuk mengekspor karet dan kerjasama ini akan menguntungkan petani karet karena bahan baku karet akan diekspor  langsung di bawah naungan koperasi  dan ini dilakukan pemerintah unthk menaikkan harga karet selama ini masih di bawah," ujarnya.

Dalam waktu dekat, dikatakan Harmen, kerjasama akan direalisasikan yakni bekerjasama dengan perusahaan asal  Medan yang  merupakan salah satu perusahaan terbesar yang sebelumnya dimiliki oleh Amerika dan sekarang dimiliki Jepang.

"Kerjasama akan dilakukan dengan eksportir ternama dan akan dilakukan di Medan, Sumatera Utara," pungkasnya.


Penulis: Sharly
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments