Rabu, 20 Juni 2018


Pelajar SMP 16 Dilarang Terlibat Narkoba Dan Pelanggaran Lalu Lintas


Selasa, 13 Maret 2018 | 10:09:09 WIB


Petugas kepolisian saat menjadi inspektur upacara
Petugas kepolisian saat menjadi inspektur upacara / Jainal Abidin

JAMBI- Peredaran Narkoba di kalangan pelajar yang kian meresahkan nampaknya harus diantisipasi sejak dini. Terutama di lingkungan sekolah, sehingga tidak merusak generasi- generasi penerus bangsa yang seharusnya memberikan prestasi dan membangun bangsa ke depannya. 

Selain itu, upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar juga menjadi pelajaran penting, karena jumlahnya semakin hari semakin meningkat.
Hal ini pun dilakukan SMP Negeri 16 Kota Jambi saat mendapat kesempatan disambangi dan menjadi Irup dari Kapolsek Kota Baru, Polantas, dan Babinkamtibnas.

Ipda Davis, selaku Satlantas Polsek Kota Baru mengemukakan, pembinaan dalam pengarahan di lingkungan sekolah terus dan rutin dilakukan kepolisian, sehingga anak- anak bangsa tidak ada menjadi korban bahaya Narkoba yang menjadi musuh bangsa.

"Kalau dulu Narkoba sasarannya kalangan dewasa dan kalangan tertentu, sekarang semua kalangan kalau tidak mewaspadai bisa jadi korban, apalagi anak- anak mudah dirayu," katanya

Mirisnya lagi, kata dia, korban di kalangan anak- anak terutama pelajar jumlahnya kian bertambah dan kian meresahkan masyarakat, dari data yang ada saja tiap hati pasti ada korban dari pengunaan obat terlarang ini.

Sehingga dengan kerjasama pihak sekolah, kepolisian memberikan pembinaan melalui pengarahan setiap hari Senin ketika memimpin kegiatan upacara bendera, dan kegiatan sosialisasi di hadapan siswa.

Selain itu dia menilai, angka kecelakaan di jalanan juga tidak luput dari kalangan pelajar, yang seharusnya belum memenuhi syarat dan tidak boleh mengendarai kendaraan sendiri tanpa pendampingan orang dewasa.

"Mereka tanpa menggunakan pengaman seperti helm, kebut-kebutan, dan hal berbahaya di jalanan lainnya," paparnya.

Secara terpisah Wakil Kepala Bidang Humas SMP Negeri 16, Rosnaiti mengatakan, dengan kegiatan pembinaan yang dilakukan pihak luar sekolah, menjadi semangat baru dan daya magnet bagi siswa untuk lebih maju.

"Tentunya dalam bidang pengetahuan dan pemahaman siswa akan bahaya Narkoba dan berkendara di jalanan," paparnya.

Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sekolah dengan mendatangkan dari lembaga atau kedinasan lainnya di sekolah, sehingga dapat membantu meningkatkan prestasi anak, terutama dalam pengetahuan umum. " Di samping prestasi akademik dan nonakademik," tandasnya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments