Jumat, 27 April 2018


Dinas Nakertrans akan Panggil Manajemen Novita dan Matahari


Kamis, 12 April 2018 | 22:17:49 WIB


Novita Hotel saat terbakara Senin (9/4/2018) lalu
Novita Hotel saat terbakara Senin (9/4/2018) lalu / dok.metrojambi.com

JAMBI-Pasca kebakaran beberapa hari lalu. Dalam waktu dekat, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Provinsi Jambi akan memanggil manajemen Novita Hotel dan matahari mall.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Provinsi Jambi, M Fauzi mengatakan, pihaknya akan mempertanyakan terkait buruh yang bekerja di dua perusaahan itu.

“Kita akan pertanyakan apa kebijakan menagement pasca kejadian itu,” kata Fauzi, Kamis (12/4/2018).

Secara pasti, kata M Fauzi, Nakertrans Provinsi Jambi belum menerima laporan berapa jumlah pekerja yang ada di di Novita Hotel dan Matahari mall. “Kita belum tahu, apakah keduanya satu kesatuan dan kita belum menerima laporan,” kata dia.

Fauzi mengakui, secara bangunan antara keduanya merupakan satu kesatuan, namun terkait manajemen belum ada kejalasan. Apakah mereka  satu manajemen atau tidak.

Menurut dia, kebijakan yang dipertanyakan kepada manajemen adalah nasib para karyawan yang bekerja. Dengan kejadian itu secara otomatis mereka tidak bekerja lagi. “Apakah akan dilanjutkan atau dirumahkan,” ujarnya.

Kemudian ketika ditanyakan terkait Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3),  M Fauzi mengaku akan melakukan kajian. Jika nanti ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh manajemen, akan ada sanksi. “Kita akan tindak lanjuti sesuai dengan aturan K3," tegasnya.

Menurut dia, sanksi yang diberikan bisa berupa pencabutan izin usaha dan Nakertrans bisa saja tidak memberikan rekomendasi asuransi terkait kejadian yang terjadi.

Selanjutnya, kata Fauzi, jika nantinya manajemen ingin menggunakan bangunan itu kembali, berdasarkan aturan K3 gedung yang ada harus dirubuhkan dan membangun gedung baru.

“Manajemen harus melakukan pembongkaran terlebih dahulu, kalau masalah konstruksi sebaiknya ke PUPR saja,” pungkasnya.


Penulis: Sharly
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments