Jumat, 20 Juli 2018

Brigjen Muchlis: Kapolda Tak Bisa Menolong Meluluskan


Senin, 16 April 2018 | 20:15:54 WIB


Kapolda Jambi Brigjen Pol Muchlis AS saat memberikan pengarahan usai pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas penerimaan anggota Polri terpadu tahun 2018, Senin (16/4/2018)
Kapolda Jambi Brigjen Pol Muchlis AS saat memberikan pengarahan usai pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas penerimaan anggota Polri terpadu tahun 2018, Senin (16/4/2018) / metrojambi.com

JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, Senin (16/4/2018) sore, melaksanakan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas terkait penerimaan anggota Polri secara terpadu tahun 2018.

Acara berlangsung di Balairung Pinang Masak, kampus Universitas Jambi (Unja) Mendalo. Pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas tersebut langsung dihadiri Asisten Suber Daya Manusia (SDM) Kapolri, Irjen Pol Arief Sulistyanto.

Pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas dilakukan oleh perwakilan panitia, orang tua dan calon siswa, serta pengawas internal dan eksternal, langsung dipandu oleh Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS, dan turut disaksikan Asisten SDM Kapolri.

Dalam sambutannya, Brigjen Muchlis kembali menegaskan jika masuk polisi gratis. Muchlis menyampaikan, ia sudah sering turun ke daerah dan banyak menyambangi masjid-masjid, untuk menyampaikan jika masuk polisi tidak perlu bayar.

“Saya sudah keliling ke daerah, ke masjid-masjid. Saya sampaikan masuk polisi tidak perlu bayar,” ujar Muchlis.

Meskipun putra Jambi, namun Muchlis menegaskan jika ia tidak bisa menolong meluluskan peserta tertentu. “Kapolda tidak bisa menolong meluluskan. Dan yang kedapatan minta tolong, baik itu kepada panitia maupun pihak lain, akan langsung didiskualifikasi,” tegas Muchlis.

Lebih lanjut Muchlis mengatakan, ia dan seluruh jajaran akan berupaya semaksimal mungkin agar Jambi bisa menjadi icon perubahan dalam penerimaan anggota Polri. Bahkan Muchlis menyampaikan jika ia siap dicopot jika dalam penerimaan anggota Polri di Polda Jambi diwarnai praktik korupsi, kolisi dan nepotisme (KKN).

“Meski tidak mudah, namun saya sudah berupaya melakukan perubahan sebagaimana yang diinginkan Pak Asisten. Nantinya, kalau memang ada kecurangan yang dilakukan oleh panitia, silakan laporan ke Asisten SDM. Saya siap dicopot,” pungkas Muchlis.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments