Rabu, 23 Mei 2018


Komisioner KPU Provinsi Terancam Diproses di DKPP


Rabu, 02 Mei 2018 | 10:47:15 WIB


Ketua KPU M. Subhan dan Fahmi Sy saat menjalani pemeriksaan di Bawaslu Provinsi Jambi
Ketua KPU M. Subhan dan Fahmi Sy saat menjalani pemeriksaan di Bawaslu Provinsi Jambi / Muhammad Khusnizar

JAMBI - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi terancam diproses di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Ini jika terbukti adanya pelanggaran kode etik terkait dialog "Ganti Presiden" di acara resmi lembaga penyelenggara Pemilu belum lama ini.

Saat ini, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jambi terus merampungkan proses klarifikasi terhadap sejumlah saksi. Sejauh ini sudah belasan saksi di klarifikasi termasuk dari partai politik.

Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi, Afrizal mengatakan, pihaknya terus merampungkan proses klarifikasi terhadap saksi, bahkan jika dibutuhkan pihaknya akan menghadirkan saksi ahli terhadap kasus yang dilaporkan oleh PDIP Provinsi Jambi ini.

"Proses masih berjalan, jika perlu kita akan hadirkan saksi ahli," kata Afrizal, dihubungi via ponselnya, Selasa (1/5/2018).

Menurutnya, akan ada saksi lainnya yang akan diperiksa Bawaslu yakni partai politik yang terlibat saat sebelum acara tersebut digelar. Ini kata dia, agar pihaknya mendapatkan fakta yang lengkap.

"Memang ada pihak yang belum kita panggil. Ada beberapa parpol yang terlibat sebelum acara," sebutnya.

Lalu kapan hasilnya diketahui? Afrizal mengatakan, pihaknya masih memiliki 9 hari lagi dalam memproses pengaduan ini. "Target kita pekan depan sudah ada putusannya," katanya.

Jika terbukti adanya pelanggaran kode etik maka pihaknya akan meneruskan ke DKPP. "Karena ini merupakan kewenangan DKPP," jelasnya.

Namun saat ini lanjut Afrizal, pihaknya terus berupaya mencari fakta agar persoalan segera diselesaikan.

Sebelumnya, sudah 12 saksi diperiksa di lembaga pengawas Pemilu ini. Selain Sekretaris dan lima komisioner KPU Provinsi Jambi, Bawaslu juga mengklarifikasi dari parpol Gerindra yang tampil dalam parodi. Begitu juga dengan parpol pelapor yakni PDIP Provinsi Jambi juga sudah di klarifikasi terkait laporannya.


Penulis: Muhammad Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments