Rabu, 23 Mei 2018


Awasi TPS, Tim Fasha-Maulana Gelar Pelatihan Khusus Saksi


Jumat, 04 Mei 2018 | 00:06:05 WIB


Ketua PKB Kota Jambi memberikan materi di pelatihan saksi
Ketua PKB Kota Jambi memberikan materi di pelatihan saksi / Khusnizar

JAMBI - Tim Pemenangan Fasha-Maulana terus memperkuat saksi yang akan mengawasi proses pemungutan dan perhitungan suara di TPS. Salah satunya dengan memberikan pelatihan khusus kepada para saksi sehingga bisa mengetahui aturan main saat Pilkada.

Ketua Tim Kampanye Fasha-Maulana, Sertiansyah mengatakan pelatihan saksi ini dilakukan agar para saksi yang sudah ditunjuk bisa memahami tugasnya. Mulai dari tahapan saat ini hingga proses pemungutan dan perhitungan suara di TPS.

“Hingga nanti dibawanya kotak suara ke PPK,” katanya saat ditemui di sela pelatihan saksi di Hotel Luminor, Kamis (3/5/2018).

Ia mengatakan, pelatihan saksi dilakukan per kecamatan. Sudah ada 5 kecamatan yang selesai diberikan pembekalan diantaranya yakni Jambi Timur, Alam Barajo, Telanaipura, dan Danau Sipin.

“Ini terus kami lakukan secara maraton. Target kami sebelum puasa, seluruh saksi sudah paham tugasnya masing-masing,” katanya.

Ketua DPC Hanura Kota Jambi ini juga mengatakan jika pihaknya sengaja memperkuat saksi agar mereka paham dengan tugasnya. Termasuk jika melihat potensi kecurangan. Sehingga sudah tahu tindakan apa yang harus dilakukan.

Selain itu, Ia juga berharap saksi tahu apa saja potensi pelanggaran yang terjadi di lapangan. Mengetahui prosedur pemungutan dan perhitungan suara di TPS. Termasuk juga mengawasi proses sebelum pemungutan suara.

“Intinya kami ingin mereka tahu jika melihat ada potensi kecurangan sudah tahu apa yang harus dilakukan,” katanya.

Tidak hanya itu, setiap saksi juga didampingi oleh tim advokasi. Sehingga jika menemukan masalah di lapangan sudah ada advokasi yang siap melakukan pendampingan.

“Intinya kami ingin proses Pilwako ini berjalan sesuai dengan aturan. Tentunya dengan melakukan pengawasan terhadap proses Pilkada ini,” pungkasnya.


Penulis: Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments