Sabtu, 26 Mei 2018


Bidang Bina Marga Dinas PUPR Batanghari Sosialisasi Pembangunan Jalan Rigid Beton


Minggu, 06 Mei 2018 | 11:17:49 WIB


Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Batanghari A Shomad saat meninjau jalan yang akan dibangun rigid beton
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Batanghari A Shomad saat meninjau jalan yang akan dibangun rigid beton / Metrojambi.com

MUARABULIAN - Bertempat di aula kantor Desa Rantau Kapas Mudo, Kecamatan Muara Tembesi, Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Batanghari, Sabtu (5/5/2018), menggelar sosialisasi pembangunana jalan rigid beton.

Sosialisasi langsung dilakukan Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Batanghari A. Shomad, ST, dan dihadiri Kepala Desa (Kades) Rantau Kapas Mudo Arwinsyah, Kades Rantau Kapas Tuo Sabli, serta tokoh masyarakat kedua desa.

Untuk diketahui, pembangunan jalan rigid beton dari Desa Rantau Kapas Mudo hingga Desa Terusan menelan biaya sebesar Rp 13 miliar, yang dialokasikan dari dana alokasi khusus (DAK).

"Alhamdulillah tahun ini kita dapat merealisasikan pembangunan jalan ini. Mari kita bersama-sama ikut menyukseskan pembangunan ini," kata Kades Rantau Kapas Mudo Arwinsyah.

"Saya berharap kepada warga agar dapat bersinergi dengan menjaga keamanan selama proses pembangunan maupun perbaikan yang akan dilakukan oleh pihak Dinas PUPR dan rekanan," ujarnya lagi.

Begitu juga dengan Kepala desa Rantau Kapas Tuo Sobli, juga mengajak warganya untuk turut menyukseskan pembangunan jalan tersebut. Apalagi selama ini kondisi jalan di daerah tersebut sangat memprihatinkan.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Batanghari A. Shomad mengatakan kondisi jalan di daerah tersebut memang sudah tidak layak lagi, sehingga perlu dilakukan perbaikan.

"Alhamdulillah tim verifikasi dari Kementerian PU-Pera merealisasikan pembangunan jalan di sini. Sebelumnya ada beberapa yang diajukan namun ternyata di sini yang direalisasikan. Karena memang kondisi jalan sangat tidak layak lagi," terang Shomad.

"Pembangunan jalan Rantau Kapas Mudo sampai Desa Terusan menggunakan dana DAK. Dan saya berharap kegiatan ini tidak terhambat," ujarnya lagi.

Lebih lanjut Shomad mengatakan, pengerjaan jalan tersebut diperkirakan akan memakan waktu sekitar 6 bulan. Untuk itu, ia berharap agar masyarakat bersabar karena aktivitas mereka otomatis akan terganggu selama proses pengerjaan jalan tersebut.

"Sekali lagi, saya berharap agar kedepannya tidak terjadi konflik atau permasalahan terkait pembangunan ini. Agar ke depan Kabupaten Batanghari terus mendapat alokasi DAK," ujar Shomad.

Ia juga mengatakan jika pengerjaan jalan tersebut didampingi oleh TP4D. "Kegiatan ini langsung didampingi TP4D, agar tidak ada permasalahan dalam pemeriksaan," pungkasnya.


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments