Rabu, 23 Mei 2018


Tali Penyangga Jembatan Gantung Putus, Ratusan Warga Tercebur ke Sungai


Minggu, 13 Mei 2018 | 20:51:54 WIB


Pasca insiden putusnya tali penyangga yang menyebabkan ratusan warga tercebut ke sungai, jembatan gantung Maho Danau di Dusun Baru, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin dipasangi garis polisi
Pasca insiden putusnya tali penyangga yang menyebabkan ratusan warga tercebut ke sungai, jembatan gantung Maho Danau di Dusun Baru, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin dipasangi garis polisi / metrojambi.com

BANGKO – Sebuah insiden mewarnai kegiatan Bantaian Adat, yang rutin digelar warga Kabupaten Merangin menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Insiden tersebut terjadi di Kelurahan Dusun Baru, Kecamatan Tabir, Minggu (13/5/2018) siang sekira pukul 14.30 WIB.

Informasi yang diperoleh metrojambi.com, kegiatan tersebut cukup menyedot perhatian warga. Ratusan warga bahkan diketahui menonton dari atas jembatan gantung Maho (Muaro, red) Danau, yang berada di dekat lokasi kegiatan Bantaian Adat.

Diduga karena tidak sanggup menahan beban dari banyaknya warga yang menonton, tali penyangga jembatan gantung pun putus. Akibatnya, ratusan warga yang berada di atas jembatan tercebur ke sungai.

“Lokasi Bantaian Adat pas di jembatan gantung Maho Danau. Orang ramai menonton di atas jembatan. Mungkin karena tidak sanggup menahan beban, tali jembatan putus,” ujar warga bernama Yahya saat dikonfirmasi.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Yahya mengatakan, sejumlah warga yang tercebur ke sungai hanya mengalami luka-luka, dan ada juga yang patah tulang.

“Informasinya ada beberapa orang yang patah tulang. Tapi tidak dibawa ke Puskesmas, namun ke dukun patah. Namun ada beberapa korban yang harus dirawat inap, jumlahnya sekitar delapan orang,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Camat Tabir Sodraini. Saat dikonfirmasi, Sodraini mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Beberapa orang yang terluka pasca kejadian langsung dibawa ke Puskesmas Rantau Panjang.

“Warga saat itu menonton acara Bantaian. Mungkin kelebihan kapasitas sehingga tali jembatan putus. Korban jiwa tidak ada, korban luka-luka sudah dilarikan ke Puskesmas Rantau Panjang,” ujar Sodraini.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments