Rabu, 23 Mei 2018


Bima, Designer Muda Jambi yang Miliki Semangat My Big Dream


Rabu, 16 Mei 2018 | 11:14:50 WIB


Bima Ramadandi, perancang busana muda asal Merlung Tanjung Jabung Barat
Bima Ramadandi, perancang busana muda asal Merlung Tanjung Jabung Barat / Rina

JAMBI – Mendengar kata fashion, pastinya hal yang paling utama kita ingat adalah style berpakaian yang diutamakan. Untuk menunjang penampilan, tak jarang kita selalu mengikuti trend yang ada.

Saat ini, banyak designer muda yang energik bermunculan dan menambah warna di dunia fashion Indonesia, termasuk di Jambi. Salah satunya Bima Ramadandi, perancang busana muda asal Merlung Tanjung Jabung Barat.

Bima panggilan akrabnya, merupakan designer busana dengan ciri khas Design Custom. Memiliki semangat "my big dream" untuk menjadi pengusaha, laki-laki berusia 19 tahun ini sudah bercita-cita sejak kecil menjadi enteurpauner muda dibidang design.

"Sudah dari kecil saya tertarik menjadi pengusaha, pas SMA, kepala sekolah saya memberi tantangan untuk mendesign baju untuknya. Hasilnya, baju yang telah jadi mendapat respon dengan baik, dan setelah lulus SMA, akhirnya saya mutusin memperdalam fashion dan ambil kursus fashion design selama setahun di Jogja," jelasnya saat diwawancarai, Selasa (15/5).

Designer muda yang menjadi Runner up 1 duta seni pariwisata Jambi tahun 2018 ini, memang terbilang masih baru dibidang industri kreatif. Namun, perlahan namanya saat ini semakin dikenal masyarakat.

Saat ini, Bima memiliki outlet sendiri untuk para konsumen yang ingin membuat gaun ataupun meminjam gaun pesta. "Outlet saya berada di wilayah Dusun Mudo, Merlung, Tanjabbar, biasanya customer langsung datang minta buatin gaun," ujar pria modis ini.

Mengusung motto Desaign Your Personality, sebagai karakter khas brand miliknya, Bima mendesain sesuai kepribadian pelanggannya. "Saya silahkan memilih dan menunjukkan design yang pelanggan inginkan, setelahnya dikonsultasikan sesuai atau tidak dengan karakter berpakaian untuk dapat dikembangin lagi motif desaignnya," jelasnya.

Menurutnya, waktu pembuatan gaun tergantung tingkat kesulitannya, untuk harga sendiri biasanya mulai dikisaran Rp 250 ribu sedang untuk custom gaun yang sudah termasuk bahan dan lain-lainnya bisa mencapai Rp 600 ribuan.

"Biasanya satu hingga dua minggu untuk beberapa pesanan gaun, tingkat kesulitan yang menentukan berapa lamanya. Sejauh ini sudah ada pelanggan dari luar Jambi seperti Kota Padang dan Jogja," katanya.

Bima berharap kedepannya dapat membuka outlet di Kota Jambi. "Ini sedang dalam perencanaan," katanya lagi. Para customer juga dapat melihat hasil karyanya di instagram @Bimazikwan.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments