Senin, 28 Mei 2018


Istri Menolak Diajak Berhubungan, Warga Pamenang Cabuli Anak Kandung


Rabu, 16 Mei 2018 | 20:02:41 WIB


MO (29), warga Pamenang, Kabupaten Merangin yang dilaporkan telah mencabuli anak kandungnya saat diperiksa petugas kepolisian
MO (29), warga Pamenang, Kabupaten Merangin yang dilaporkan telah mencabuli anak kandungnya saat diperiksa petugas kepolisian / metrojambi.com

BANGKO – MO (29), warga Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin harus mendekam di sel tahanan Mapolres Merangin. Ia diamankan karena diduga telah mencabuli anak kandungnya yang masih berusia empat tahun.

Aksi pencabulan yang dilakukan oleh sang ayah kandung ini diketahui saat ibu korban curiga melihat tingkah laku anaknya yang berubah. Korban suka menyingkap rok ibunya saat berada di dalam kamar.

Heran dengan tingkah anaknya tersebut, ibu korban bertanya kepada korban siapa yang mengajari perbuatan tersebut. Sang anak pun menjawab, bahwa sang ayah kandungnya lah yang mengajari perbuatan tersebut.

Merasa ada yang aneh dengan perilaku anaknya, sang ibu memeriksakan kondisi korban ke rumah sakit. Setelah dilakukan pengecekan, rupanya korban sudah tidak perawan lagi.

Tak terima anaknya telah dicabuli, ibu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Merangin pada Senin (30/4) sekitar pukul 13.00 lalu.

Usai menerima laporan dari ibu korban, serta memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti yang cukup, pada Jumat (11/5) sekitar pukul 17.00, Unit PPA dan Opsnal Sat Reskrim Merangin langsung melakukan penangkapan terhadap ayah korban yang saat itu berada di rumahnya.

Di hadapan penyidik, pelaku mengakui jika telah mencabuli anaknya sebanyak dua kali. "Saya melakukan hal tersebut karena ada masalah dengan istri saya. Di mana setiap kali saya meminta hubungan bandan selalu ditolak, dan saat itu pun saya dan istri saya sudah pisah ranjang," tutur MO.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Sandi Mutaqqin, membenarkan jika anggotanya telah mengamankan pelaku pencabulan.

"Untuk pelaku adalah ayah kandungnya sendiri. Dari keterangan pelaku, dirinya mencabuli anaknya sebanyak dua kali saat berada di rumahnya," jelas AKP Sandi, Rabu (16/05/2018).

Sandi juga menjelaskan, sejauh ini motif pelaku melakukan perbuatan cabulnya belum bisa pastikan. Sebab pelaku masih diperiksa oleh penyidik.

"Untuk pelaku akan kita jerat dengan pasal 81 subsider pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara di atas lima belas tahun penjara," tuntasnya.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments