Jumat, 22 Juni 2018


DPRD-Pemprov Tandatangani Nota Kesepakatan

Perubahan RPJMD 2-16-2021

Rabu, 06 Juni 2018 | 11:21:34 WIB


Penandatanganan nota kesepahaman Pemprov-DPRD Provinsi Jambi
Penandatanganan nota kesepahaman Pemprov-DPRD Provinsi Jambi / Sharly Apriyanti

JAMBI – DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menandatangani nota kesepakatan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi tahun 2016-2021. Penandatanganan itu dilakukan di dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi Selasa (5/6).

Sebelum penandatangan, DPRD terlebih dulu menyampaikan laporan oleh M. Juber, anggota DPRD Provinsi Jambi. Juber mengatakan, dalam perjalanan waktu dua tahun terakhir, telah banyak terjadi dinamika, baik dari sisi perubahan aturan hukum, pengaruh kebijakan pemerintah pusat kepada daerah, kondisi perekonomian dan dinamika sosial, serta berbagai perkembangan aspirasi daerah yang menuntut penyesuaian dokumen RPJMD Provinsi Jambi.

Hal lain yang menjadi perhatian dalam pembahasan rancangan awal perubahan RPJMD ini, adalah terjadinya perubahan nomenklatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang berimplikasi pada perubahan dan penyesuaian pembagian kewenangan di Pemerintah Daerah.

Juber mengatakan, dalam pembahasan rancangan awal perubahan RPJMD tersebut, DPRD Provinsi Jambi memperhatikan beberapa hal yang cukup krusial menyangkut materi perubahan RPJMD Provinsi Jambi. Seperti perubahan pada sisi dasar huku, penyusunan dokumen RPJMD dan RPJPD. Kemudian perubahan pada sistematika penyusunan RPJMD, perubahan rencana pendapatan, rencana belanja dan rencana pembiayaan daerah.

“Kemudian perubahan pada tujuan dan sasaran pembangunan dengan melakukan penstrukturan ulang tujuan maupun sasaran yang dapat ditunjukan dengan satu indikator. Kemudian adanya tambahan program baru sebagai implikasi perubahan struktur OPD, dan perubahan target akhir pembangunan dengan melakukan evaluasi dan proyeksi perkiraan target yang ingin dicapai Pemda hingga 2021,” katanya.

Menurut Juber, RPJMD sangat vital bagi arah pembangunan du sebuah daerah. Pihaknya merekomendasikan kepada Pemprov Jambi agar memperhatikan beberapa hal dalam pembahasan dan penyusunan perubahan RPJMD.

Dia mengatakan, Gubernur dan seluruh perangkat daerah benar-benar memahami point-point yang mengalami perubahan di RPJMD. Selanjutnya, Bappeda Provinsi Jambi harus benar-benar melakukan penguatan tim penyusun perubahan RPJMD, dengan melibatkan seluruh OPD.

“Yang terakhir, agar penetapan indikator kinerja, penambahan program baru maupun perubahan target akhir yang ingin dicapai dalam perubahan RPJMD ini, benar-benar disusun secara realistis berdasarkan potensi daerah. Juga dengan disertai dengan analisis perubahan-perubahannya,” tandas Juber.

Sementara itu, Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar mengatakan, masukan-masukan yang diberikan oleh DPRD Provinsi Jambi sangat diperlukan untuk penyempurnaan rancangan awal perubahan RPJMD ini. Masukan-masukan tersebut juga sebagai dasar dalam penyusunan rancangan awal perubahan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Provinsi Jambi.

“Kita semua berharap rencana perubahan ini akan lebih baik dan dapat memacu pencapaian visi Jambi Tuntas 2021,” tandasnya.


Penulis: Sharly Apriyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments