Kamis, 19 Juli 2018

Peminat dari Luar Zonasi Tinggi

Penerimaan Siswa Baru di SMA 5 Kota Jambi

Jumat, 06 Juli 2018 | 14:22:18 WIB


Kepala SMA Negeri 5 Kota Jambi Harun Sohar
Kepala SMA Negeri 5 Kota Jambi Harun Sohar / Jainal Abidin

JAMBI - Bukan menjadi rahasia umum dalam setiap tahunnya saat penerimaam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), SMA Negeri 5 Kota Jambi selalu menjadi incaran para orangtua yang ingin memasukan anaknya di sekolah tersebut.

Mespun pada penerimaan tahun ini Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi telah menetapkan sistem zonasi dan secara online, hal ini tidak menyurutkan masyarakat di luar zonasi.

Kepala SMA Negeri 5 Kota Jambi Harun Sohar mengatakan, pendaftar yang datang ke sekolah yang berada di Kawasan Telanaipura ini, sejak hari pertama dibuka PPDB, 2 Juli lalu selalu ramai.

Sementara pendaftaran masih terus dibuka hingga 7 Juli nanti, dan pada 9 Juli mendatang baru diumumkan siswa yang terjaring di SMA Negeri 5 Kota Jambi. "Sekolah membatasi pendaftaran setiap harinya hanya 100 orang," ujarnya.

Menurutnya, calon siswa yang mendaftar juga banyak dari luar zonasi, baik dari wilayah Kota Jambi, Provinsi Jambi dan luar Provinsi Jambi juga ada, dengan alasan dan sebab tertentu. "Untuk yang di luar zonasi, harus dengan bukti surat alasan pindah," ungkapnya.

Dijelaskan Harso, hingga hari ketiga pendaftaran berdasarkan data yang mendaftar dan telah diverifikasi, tercatat 39 siswa kurang mampu, 7 siswa pindahan alasan khusus, 126 siswa di wilayah zona 1, dan 81 siswa di zona 2.

"Diperkirakan data pendaftaran ini, akan terus bertambah hingga akhir verifikasi pada tanggal 7 Juli nanti," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi permasalahan pendaftaran seperti tahun lalu, tahun ini pihaknya menyediakan tenda dan bangku untuk menunggu antrian pendaftar dipanggil ke dalam ruangan, sesuai nomor antrian.

Ia berharap masyarakat memahami dan mematuhi aturan PPDB, serta tidak memaksakan anaknya bersekolah di SMA Negeri 5. "Masih banyak pilihan sekolah lain atau sekolah swasta yang juga berkualitas," ujarnya.

Sementara bagi siswa Kelas XI dan Kelas XII yang pindahan, pihaknya tidak menerima, karena tidak ada jatah atau kuota kekurangan siswa setiap kelas.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments