Kamis, 19 Juli 2018

Zaharuddin Raup Untung Jutaan Rupiah dari Memanfaatkan Sisa Kayu


Jumat, 06 Juli 2018 | 15:21:02 WIB


Zaharuddin saat menunjukkan salah satu hasil karyanya yang dibuat dari sisa kayu
Zaharuddin saat menunjukkan salah satu hasil karyanya yang dibuat dari sisa kayu / metrojambi.com

JAMBI - Siapa sangka sisa kayu pulai yang hanya sampah, dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan bernilai tinggi di tangan Zaharuddin. Sisa kayu pulai tersebut dibuat olehnya menjadi miniatur-miniatur unik berharga ekonomis, salah satunya miniatur kapal layar.

"Selama ini kan pohon pulai dianggap gulma, kadang juga sampah, jadi nggak banyak yang tertarik menggunakannya," ujarnya saat dibincangi metrojambi.com, Jumat (6/7).

Mulanya, Zaharuddin warga jalan Abadi RT 09, Kenali Besar ini, membuat kerajinan miniatur kapal sebagai sebuah hobi. Namun, ternyata hobi yang ia miliki banyak peminat dan mendatangkan pundi-pundi uang.

Satu miniatur kapal dibanderol dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 300 ribu. Dengan hanya bermodalkan ide kreatif dan kayu pulai, ia mampu mendapatkan keuntungan hingga jutaan rupiah dari penjualan miniatur kapal itu.

"Harga tergantung seberapa orang menilai hasil karya seni kita. Bahan juga yang paling utama, kita pakai kayu jenis pulai," katanya.

Dikatakannya, saat ini pembuatan miniatur kapal yang awalnya hanya hobi, namun memang ada niat untuk menjadikannya sebagai bisnis. Zaharuddin menyebutkan, satu miniatur kapal dengan ukuran kecil butuh waktu pengerjaan antara satu hingga dua minggu.

"Kalau untuk yang besar, itu baru bentuk dasarnya aja bisa sebulan pengerjaannya," katanya.

Pengerjaan dimulai dari pengambilan bahan baku berupa kayu pulai. Lalu kayu akan dibentuk balok, hingga menyerupai perahu. "Nanti kita rapikan dan dihaluskan. Kalau sudah rapi akan keliatan seperti perahu, lalu kita tempel mulai dari tiangnya, pinggiran, dan layarnya sesuai pesanan," ungkapnya.

Ia berharap ke depan hobinya ini benar-benar menjadi peluang usaha, sebab di Jambi masih jarang kerajinan seperti ini. "Nanti kalau ada pameran kita akan ikuti dan sekarang pelan-pelan sedang dikembangkan, kita juga berharap kegiatan ini mendapat support dari pemerintah daerah, karena masih keterbatasan dengan alat-alat," pungkasnya.


Penulis: Cr6
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments