Senin, 16 Juli 2018

Pembangunan JBC Terganjal Status Lahan


Kamis, 12 Juli 2018 | 15:21:10 WIB


Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto,
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto, / dok/metrojambi

JAMBI - Hingga saat ini pembangunan Jambi Busines Center (JBC) belum dilakukan oleh pihak ketika pemenang tender. Hal ini dikarenakan proses pergantian izin dari Hak Penggunaan (HP) ke Hak Penggunaan Lainnya (HPL) belum dikeluarkan.

Dikatakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto, saat ini perubahan status tanah dari Badan Pertanahan (BPN) pusat belum keluar. Nanti, kata Dianto, dari HPL akan diajukan lagi menjadi HGU.

Dia mengatakan, proses pengajuan sudah terbilang lama yakni sejak dilakukannya pengosongan lahan beberapa waktu lalu bahkan jika status tanah sudah turun akan dilakukan MOA.

"Saat ini proses peralihannya belum selesai dan pihak ketiga masih menunggu dan jika sudah selesai maka investor segera membangun," katanya.

Dijelaskannya beberapa waktu lalu setelah izin dikeluarkan oleh BPN pusat, Pemprov Jambi akan memanggil pihak ketiga untuk duduk bersama memperbaharui perjanjian BOT.

Menurut Dianto, sesuai dengan intruksi Gubernur Jambi, nilai bagi hasil dari BOT pengelolahan JBC harus sesuai dengan nilai masa pembangunan gadung.

"Artinya, ada peningkatan juga nantinya dari rencana bagi hasil pengelolaan JBC," katanya.

Pantauan di lapangan, saat ini lahan yang akan digunakan untuk pembangunan JBC dipagari menggunakan pagar seng dan dijaga oleh petugas. Selain itu pematangan atau pembersihan juga telah dilakukan.

Untuk diketahui, pembangunan JBC sebelumnya ada konflik sengketa lahan antara pemerintah Provinsi Jambi dan orang yang mengaku sebagai ahli waris yang sah terhadap kepemilikan lahan tersebut. Proyek pembangunan senilai Rp 46 miliar tersebut hingga kini belum berjalan.


Penulis: Sharly Apriyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments