You are here: Home Pendidikan Guru TK Ciptakan Permainan Kodok Jump-Jump

Guru TK Ciptakan Permainan Kodok Jump-Jump

PDFCetakEmail

Beberapa guru sedang memperagakan permainan Kodok Jump-Jump.(F:Kholis)JAMBI – Berbagai permainan saat ini sangat banyak dimainkan oleh anak-anak. Baik permainan tradisional maupun modern. Begitupun dengan permainan edukatif yang sudah banyak diciptakan. Dari beragam permainan edukasi tersebut, di Kota Jambi sendiri saat ini sudah ada permainan untuk anak-anak yang bernama Kodok Jump-Jump. Permainan ini diciptakan oleh salah seorang guru TK Kanaan Global School.

Ide brilian dalam menciptakan permaianan edukatif ini, muncul dari seorang bernama Ernawati. Dibantu rekan-rekannya, kemudian ide untuk menciptakan permainan yang digagasnya tersebut diwujudkan secara apik. Hasilnya pun luar biasa. Dalam even Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) tingkat TK se-Kota Jambi beberapa waktu lalu, permainan Kodok Jump-Jump mendapatkan penghargaan sebagai juara I. Ide menciptakan permaian ini, menurut Ernawati, karena dilatarbelakangi keinginan dan kepeduliannya terhadap anak-anak, yang saat ini tidak cukup banyak menemukan permainan yang berkualitas, dan mampu sebagai sarana edukasi.

Diterangkannya, permainan yang diciptakannya tersebut didesain secara sederhana dan mudah untuk dimainkan oleh anak-anak dan yang terpenting katanya bisa menjadi sarana untuk belajar sambil bermain. Menurutnya, inti dari permainan tersebut adalah mengenalkan anak beragam pola dan warna, melatih ingatan anak ataupun mengenalkan menghitung yang dilakukan dengan bermain. Permainan Kodok Jump-Jump sendiri, menurutnya dimainkan secara tim. Mulai dari dua orang hingga delapan sampai 10. “Lebih banyak orangnya sebenarnya lebih asyik bagi anak dan tentunya tidak hanya menyenangkan, tapi anak akan lebih mudah menangkap apa tujuan dari permainan itu,” ujarnya.

Ia contohkan, untuk mengenalkan pola dan warna, anak-anak akan diajak bermain secara menyenangkan, yang didalam permainan tersebut ada alat peraga warna, yang dibuat dengan pola segitiga, bulat, bundar ataupun pola lainnya. Dengan hal tersebut, katanya anak secara pelan akan mengenal warna, pola, menghitung ataupun huruf. “Permainan ini sangat fleksibel, sehingga apapun bisa dikenalkan dalam permainan ini. Dan yang penting dengan permainan ini anak tidak terasa belajar, karena konsepnya bermain,” katanya.

Untuk saat ini, permainan yang diciptakan tersebut belum diterapkan di berbagai TK, namun khusus untuk di TK Kanaan Global School diakuinya sudah dilakukan.
Kedepannya, dirinya berharap permainan tersebut dapat digunakan pendidikan anak usia dini, supaya tujuan pembelajaran bisa tuntas dan anak mampu menangkap pelajaran yang diberikan guru secara mudah. (Reporter: Kholistiono)

comments

Newer news items: