Pemkot Jambi Adakan Diklat 3 in 1


Kamis, 18 Juli 2019

Pembuatan hiasan busana dengan sulaman

JAMBI- Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi kembali mengadakan pelatihan kepada para perajin.

Kali ini sebanyak 70 peserta mengikuti Diklat keterampilan 3 in 1, di Disperindag kota Jambi, Kamis (18/7).

Peserta Diklat ini nantinya akan dilatih selama 18 hari kerja, dengan materi Diklat yakni pembuatan hiasan busana dengan alat jahit tangan (sulaman timbul).

Kegiatan Diklat ini dibuka oleh Wakil Walikota Jambi dr Maulana.

Dikatakan Doni Triadi Sekretaris Disperindag kota Jambi bahwa kegiatan diklat ini sudah yang ke empat kalinya.
Menurutnya ini merupakan kerjasama antara Disperindag kota Jambi dengan Dekranasda dan Balai Diklat Industri Padang.

“Ini untuk yang ke empat kalinya kami bekerjasama dengan balai Diklat industri Padang, dimana tahun sebelumnya peserta yang berangkat ke padang untuk mengikuti pelatihan,” kata Doni.

Menurutnya tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat kerajinan sulam timbul. Sementara untuk peserta diambil dari usia produktif yakni dari usia 18 hingga 39 tahun.

“Semua peserta ini pemula, nanti akan diajarkan tentang pengetahuan dan praktik langsung membuat aneka macam sulam mulai dari teknik dasar sampai menjadi kerajinan yang siap dijual,” katanya.

Dirinya berharap dengan adanya pelatihan ini peserta dapat membuka peluang usaha baru di bidang industri kerajinan sulam khususnya. Sehingga nantinya akan meningkatkan ekonomi penduduk kota Jambi.

“Selain mendapat ilmu peserta akan mendapat fasilitas uang transportasi, dan anggaran biayanya ditanggung dari kementerian perindustrian Republik Indonesia,” sebutnya.


Sementara itu, wakil walikota Jambi Maulana sangat mengapresiasi Disperindag kota Jambi yang sudah mendatangkan bantuan dari kementrian ke kota Jambi. Sehingga dengan bantuan ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat di kota Jambi.

“Seperti inilah yang kita minta, agar setiap OPD memiliki inovasi setiap bulannya, membawa sumber pembiayaan yang tidak hanya bersumber dari APBD saja,” katanya.

Selain itu pemkot Jambi juga akan mendorong hal ini dari segi bantuan permodalan tanpa agunan. Sehingga peserta ini benar-benar didorong untuk menjadi pengusaha.

“Kita juga akan siapkan pemasarannya, yakni berupa event budaya sehingga produk khas Jambi bisa laku di kancah yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Reporter: Amril Hidayat
Editor    : Ikbal Ferdiyal

comments

Foto Lainnya