Walikota Pimpin Rakor PKH


Senin, 19 Agustus 2019

JAMBI- Angka kemiskinan di Kota Jambi setiap tahun terus bertambah, padahal pertumbuhan ekonomi meningkat. Hal tersebut diungkapkan Walikota Jambi Sy Fasha, pada rapat koordinasi program keluarga harapan (PKH), di Ruang pola kantor Walikota Jambi, Senin (19/8).

Fasha mengatakan bahwa rapat koordinasi PKH sangat penting untuk mensinenergikan berbagai informasi perkembangan pelaksanaan PKH.
Selain itu   membangun kesamaan pandangan atas berbagai kebijakan PKH serta implementasi di kota Jambi.

"Karena seperti yang diketahui bahwa angka kemiskinan dikota Jambi setiap tahun terus bertambah. Padahal secara statistik pertumbuhan angka perekonomian terus meningkat, sehingga ini seperti  tidak seimbang," kata Fasha, kemarin (19/8).

Menurutnya tujuan PKH yakni membantu mengurangi kemiskinan dengan meningkatkan sumber saya manusia.
Dalam jangka pendek bantuan bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga sangat miskin, sementara untuk jangka panjang diharapkan keluarga penerima PKH bisa memutus mata rantai kemiskinan.

Fasha juga mengapresiasi 224 keluarga penerima mamfaat (KPM) yang sudah mampu graduasi atau keluar dari kepesertaan PKH.

Diharapkan dengan semakin banyak nya KPM yang keluar dari PKH, mampu mengentaskan kemisikinan. “Kami mau warga semakin sadar, kalau memang sudah tidak layak lagi mendapat bantuan, diharapkan keluar dari kepesertaan PKH. Tapi kalau memang nanti sudah menjadi miskin lagi, silahkan laporkan lagi kepada kami,” ujarnya.

Usai melaksanakan rakor, Walikota Jambi Sy Fasha juga menyerahkan bantuan kepada 42 UMKM yang ada di kota Jambi. Bantuan tersebut berupa etalase mie celor dan  etalase martabak kari, yang dilengkapi dengan alat masak.

“Harapan kami kepada pelaku UMKM agar tidak berjualan di trotoar sehingga mengganggu pengguna jalan. Jangan sampai etalase ini ditahan oleh Satpol PP kota Jambi,” sebutnya.

Sementara Kaspul, Kepala Dinas Sosial kota Jambi mengatakan, ada juga KPM yang juga menyadari untuk mengembalikan PKH, karena KPM sudah menganggap dirinya mampu, dan menilai orang lain yang lebih berhak mendapatkan PKH. Total KPM yang sudah mengembalikan PKH yakni sebanyak 224 KPM.

“Kami berharap semakin banyak warga yang sadar. Bagi yang sudah merasa mampu, untuk melaporkan kepada petugas PKH,” katanya.
Terkait 42 penerima bantuan etalase tersebut kata Kaspul merupakan program tahunan.

Menurutnya 42 orang tersebut sudah diberi pelatihan, dan dibantu etalase untuk  meningkatkan perekonomian di kota Jambi. “Total anggaran bantuannya Rp 126 Juta, masing-masing untuk harga etalase sekaligus perabotannya senilai Rp 3 Juta,” pungkasnya.

Reporter : Amril Hidayat
Editor       : Ikbal Ferdiyal

comments

Foto Lainnya