Dewan Gelar Hearing dengan Pedagang Pasar Talang Banjar


Senin, 09 September 2019

JAMBI - Aksi demo kembali dilakukan pedagang pasar Talang Banjar. Kemarin puluhan pedagang pasar Talang Banjar mendatangi kantor Walikota Jambi.

Dalam aksinya mereka mendesak Pemkot Jambi terutama Satpol PP kembali melakukan penertiban terhadap PKL yang masih berjualan dijalan menuju pasar Talang Banjar.

Didepan gedung DPRD Kota Jambi para pedagang kembali berorasi menyampaikan tuntutan mereka.

Setelah beberapa waktu menyampaikan aspirasinya di depan gedung DPRD, para perwakilan pedagang diajak hearing oleh anggota DPRD kota Jambi Junedi Singarimbun, Asisten I Pemerintah Kota Jambi Mukhlis, kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Jambi Komari, kepala Satpol PP kota Jambi Yan Ismar, kepala Dishub kota Jambi Saleh Ridho.
Lendra salah satu pedagang mengatakan, bahwa pemerintah tidak tegas dalam menindak PKL yang berjualan diluar.

Padahal sebelumnya pihak Satpol PP sudah memasang plang tentang larangan berdagang di sepanjang jalan pasar Talang Banjar.

“Kalau tidak ada upaya dari pemerintah maka kami semua sudah sepakat untuk keluar dari dalam pasar Talang Banjar ini,” kata Lendra.

Begitu pula terkait infrastruktur yang ada di pasar Talang Banjar. Menurutnya semua bentuk tempat jualan sama saja.
“Pasar ikan, pasar daging, pasar sayur semuanya sama bentuknya. Sehingga untuk pedagang daging terpaksa membuat kayu sendiri dari rumah,” jelasnya.

Sihombing pedagang lainnya menambahkan, dirinya mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat berjualan di pasar baru Talang Banjar.

Sementara pedagang yang berjualan diluar bebas bertransaksi tanpa ada penertiban.

“Dulu sempat ada ditertibkan kurang lebih satu minggu, tapi cuma sebatas itu saja, tidak ada lagi tindak lanjutnya,” kata Sihombing.

Dirinya juga mengatakan bahwa pasar Talang Banjar tidak layak disebut pasar. Karena bangunan dibuat seperti basement, sehingga tidak ada udara yang masuk.

“Lihatlah kondisi kami disana. Kadang sampai menangis karena untuk membayar retribusi pun tak ada, karena dagangan tak laku. Sampai saya bilang ke petugas penarik retribusi, jualkan dulu cabai saya pak baru saya bayar retribusinya. Menangis menetes air mata saya setiap hari,” katanya.

Dari pantauan dilapangan plang yang dipasang di Pasar talang Banjar juga terlihat dicabut oleh pedangan.
Plang tersebut dibawa oleh pedagang untuk demo di depan kantor DPRD kota Jambi.

Kepala Satpol PP kota Jambi Yan Ismar mengatakan, mulai Selasa dini hari pukul 04.00 Wib  (10/9), pihaknya akan menurunkan sekitar tiga peleton untuk mengamankan pedagang  berjualan di sepanjang jalan pasar Talang Banjar.

“Kurang lebih sekitar 100 petugas Satpol PP akan kita turunkan untuk berjaga, sesuai dengan kesepakatan dengan pedagang, kami berjaga mulai pukul 04.00 Wib hingga 09.00 WIB,” sebutnya.

Sementara itu, Komari kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan permasalahan di pasar Talang Banjar.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP kota Jambi, Dishub kota Jambi, untuk berjaga disepanjang jalan pasar Talang Banjar.

Komari  juga mengatakan agar pedagang yang berjualan di dalam bisa bekerjasama dengan pemerintah. “Kalau lihat ada yang jualan di luar langsung lapor dan langsung ditegur. Karena kalau mengandalkan pemerintah saja, tidak mungkin kami berjaga hingga 1x24 jam,” sebutnya.

Ditambahkan Mukhlis, Asisten I Pemerintah Kota Jambi yang juga merupakan ketua tim terpadu penanganan masalah pasar Talang Banjar, bahwa pedagang harus kompak. Bagi setiap pedagang yang masih berjualan diluar untuk ditegur dan diusir agar masuk ke dalam kawasan pasar.

“Ini butuh kebersamaan, supaya jangan ada kucing-kucingan lagi,” katanya.

Sementara Junedi Singarimbun, saat pembangunan pasar baru Talang Banjar sudah beberapa kali dilakukan sidak.
Dari hasil sidak DPRD kota Jambi meminta diperbaiki beberapa hal yang masih menjadi kendala.

Termasuk mengenai parkir dan jalan masuk  yang belum teratur di pasar Talang Banjar. Pihaknya dalam waktu dekat akan membahas dan menganggarkan untuk perbaikan di pasar Talang Banjar.

Reporter : Amril Hidayat
Editor       : Ikbal Ferdiyal

comments

Foto Lainnya