Jumat, 22 November 2019

Aziz dan Reza Ternyata Masih Punya Hubungan Keluarga, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi


Sabtu, 02 Mei 2015 | 13:33:20 WIB


Kapolsek Pamenang saat menunjukkan bukti selebaran gelap yang diamankan.
Kapolsek Pamenang saat menunjukkan bukti selebaran gelap yang diamankan. / Riki Saputra

JAMBI - Dua orang pria yang diduga menyebarkan selebaran gelap tentang Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA), dan istrinya, Yusniana, Kamis (30/4) dini hari kemarin ditangkap aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pamenang, Polres Merangin. Keduanya adalah M Abdul Azis, warga Jakarta Selatan, dan Reza Adytia Putra, warga Jambi.

Kapolda Jambi, Brigjen Pol Bambang Sudarisman, mengatakan dari hasil pemeriksaan terungkap jika kedua pelaku masih memiliki hubungan keluarga, yakni paman dan keponakan.

Ditambahkan Bambang, berdasarkan keterangan Reza, penyebaran selebaran gelap tersebut bermula rabu (29/4) lalu sekitar pukul 17.00 WIB, saat ia diminta Aziz untuk mengantarkannya ke Kabupaten Merangin. Kemudian dengan menggunakan mobil rental, Reza menjemput Aziz di parkiran Hotal Abadi.

"Saat itu saudara Reza melihat saudara Aziz membawa sebuah koper warna hitam, serta dua buah kardus. Namun saudara Reza tidak mengetahui isi kardus dan koper tersebut," ujar Bambang, Jumat (1/4).

Dalam perjalanan ke Merangin, lanjut Bambang, Reza sempat menghentikan laju mobil yang dikendarainya di wilayah Pauh, Kabupaten Sarolangun, untuk buang air kecil. Saat kembali ke mobil, Reza melihat salah satu kardus di bangku tengah sudah terbuka, namun ia tidak mengetahui jika isi kardus tersebut akan disebarkan di Merangin.

Lebih lanjut Bambang mengatakan, Reza dan Aziz sampai di Merangin sekitar pukul 00.30 WIB. Dari simpang empat kantor Bupati Merangin, mobil yang dikendarai Reza berbelok ke kanan menuju KONI.

"Sesampainya di gerbang KONI, saudara Aziz lantas menyebarkan brosur (yang menjelek-jelekkan gubernur, red) tersebut sampai dengan sepanjang jalur perkantoran yang ada di Kabupaten Merangin," pungkas Bambang.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments