Sabtu, 15 Mei 2021

PT Perkuat Putusan Pengadilan Tipikor, Hukuman Syahrasaddin Tetap Satu Tahun


Selasa, 05 Mei 2015 | 16:35:17 WIB


Mantan Sekda Provinsi Syahrasaddin, terdakwa kasus dana Kwarda Pramuka Provinsi Jambi.
Mantan Sekda Provinsi Syahrasaddin, terdakwa kasus dana Kwarda Pramuka Provinsi Jambi. / Hardiyansyah

JAMBI - Upaya hukum yang dilakukan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi terkait vonis satu tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, belum membuahkan hasil.

Pada tingkat banding, Pengadilan Tinggi (PT) Jambi tetap menghukum mantan Ketua Kwarda Pramuka Provinsi Jambi periode 2011-2013 ini dengan hukuman satu tahun penjara. Ia tetap dinyatakan bersalah dalam kasus dugaan korupsi dana hibah APBD Pemprov Jambi untuk kegiatan Perkemahan Putri Nasional (Perkempinas) 2012 dan dana rutin Kwarda Pramuka 2011-2013.

Dalam putusannya PT Jambi hanya menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Jambi, yang menjatuhkan hukuman selama 1 tahun penjara, denda Rp 50 juta, subsidair 1 bulan kurungan, dan wajib mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 316 juta.

Putusan tersebut dibacakan majelis hakim PT Jambi yang diketuai Pangeran Napitupulu, pada 21 April 2015. Putusan tersebut diterima Pengadilan Tipikor Jambi tanggal 25 April 2015 lalu.

"Putusan banding PT Jambi memperkuat putusan Pengadilan Tipikor Jambi," kata Paluko Hutagalung, Humas Pengadilan Tipikor Jambi saat dikonfirmasi.

"Terdakwa (Syahrasaddin, red) masih bisa mengambil upaya kasasi, dan saat ini ia masih berstatus tahanan kota di Jambi," pungkasnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments