Jumat, 18 Juni 2021

Tersangka Penyebar Selebaran Gelap Hanya Dikenakan Wajib Lapor

Minggu, 03 Mei 2015 | 21:55:58 WIB


Kapolsek Pamenang saat menunjukkan bukti selebaran gelap yang diamankan.
Kapolsek Pamenang saat menunjukkan bukti selebaran gelap yang diamankan. / Riki Saputra

JAMBI - Dua orang yang diduga menyebarkan selebaran gelap yang isinya menjelek-jelekkan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA), dan istrinya, Yusniana, Kamis (30/4) dini hari lalu ditangkap aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pamenang. Keduanya adalah M Abdul Aziz, warga Jakarta Selatan, dan Reza Adytia Putra, warga Jambi.

Guna proses lebih lanjut, kedua tersangka beserta barang bukti diserahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi. Namun Jumat (1/5) malam beredar kabar jika kedua tersangka sudah dilepaskan oleh penyidik.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol Wirmanto, saat dikonfirmasi mengatakan, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka. Namun Wirmanto mengatakan, kedua tersangka bukan dilepaskan oleh penyidik, melainkan tidak ditahan.

Dijelaskan Wirmanto, pasal yang dilanggar oleh kedua tersangka adalah 310 ayat (2) KUHP. Dikarenakan ancaman hukumannya di bawah tiga tahun, maka penyidik tidak melakukan penahanan terhadap kedua tersangka.

"Tidak bisa dilakukan penahanan karena ancama hukumannya di bawah tiga tahun. Jadi kedua tersangka hanya dikenakan wajib lapor," terang Wirmanto.

Namun demikian, Wirmanto mengatakan proses hukum terhadap kedua tersangka tetap berlanjut. "Kedua tersangka wajib lapor selama proses penyidikan," pungkasnya.

Reporter : Ikbal Ferdiyal


Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments