Rabu, 21 Oktober 2020

Pejabat Merangin Ternyata Takut Kehilangan Jabatan


Sabtu, 09 Mei 2015 | 13:10:29 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

BANGKO – Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin ternyata takut kehilangan jabatannya. Buktinya, Jumat (8/5) kemarin, para pejabat Merangin beramai-ramai mendatangi kantor Inspektorat Merangin untuk melaporkan harta kekayaan mereka.

Sebelumnya, sejumlah pejabat di Merangin terkesan enggan untuk menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) mereka. Bupati Merangin, Al Haris, sampai harus mengeluarkan ancaman agar para pejabat tersebut segera menyerahkan LHKPN mereka.

Haris mengatakan akan menurunkan pangkat atau bahkan menonjobkan pejabat yang tidak menyerahkan LHKPN mereka. Bahkan sanksi tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Bupati Merangin Nomor 17 tahun 2015.

"Sanksinya non job atau penurunan pangkat. Ya, kita ikuti aturan dan intruksi Bupati. Perbupnya juga ada," kata salah seorang yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu Kepala Inspentorat Merangin, Hatam Tafsir, membenarkan bawah deadline penyerahan LHKPN tanggal 8 Mei. Dia melanjutkan, untuk tahun 2015 ini penyampaian LHKPN diharuskan untuk pimpinan SKPD, serta sejumlah pejabat eselon III dan IV.

"Skala prioritas yang kepala SKPD, seperti camat dan Kadis, Kakan dan Kaban. Jika ditotal ada 67 SKPD," ujarnya.


Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments